HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Melalui Gerakan Infak Seribu Rupiah, Manejer PN III (Persero) Gunung Para Wahyu Cahyadi Serahkan 100 Paket Bantuan Pada Masyarakat Kurang Mampu


Sergai / MASHURI info / Gerakan Infak Seribu Rupiah merupakan gerakan sosial dari seluruh karyawan Kebun Gunung Para yang secara ikhlas menyumbangkan uangnya seribu rupiah perhari untuk digunakan membantu masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar perkebunan.

"Jadi inisiasinya, kalau ada satu orang saja menyumbangkan uangnya Seribu Rupiah perhari, maka dengan jumlah delapan ratus karyawan, minimal akan terkumpul delapan ratus ribu rupiah perbulannya. Gerakan ini berjalan setiap bulannya, namun karena akan memasuki bulan suci Ramadhan, maka pemberian bantuan kepada warga kurang mampu dipercepat.

Dari uang infak yang sudah dikumpulkan kemudian diberikan dalam bentuk beras 5 Kilogram, minyak makan 2 Kilogram dan gula pasir 2 Kilogram.

Ungkapan tersebut disampaikan Menejer Perkebunan Nusantara III (Persero) Gunung Para, Wahyu Cahyadi kepada awak media ini usai menyerahkan bantuan sebanyak seratus paket secara simbolis kepada warga kurang mampu yang digelar di Masjid Al-Abraar Afdeling l Kebun Gunung Para Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (23/4/2020).

Turut hadir pada penyerahan bantuan tersebut, Camat Dolok Merawan M. Fahmi, S.STP, M.AP, Kepala Desa Kalembak Ikbal Bripka L. Sinulingga (Bhabinkamtibmas) dan Kopda Sarwono, Serda M.Sinaga (Bhabinsa).

Lanjut Manejer, pemberian bantuan ini tidak ada kaitannya dengan Corona Virus Disease (Covid-19), karena kegiatan seperti ini sudah berjalan selama tiga bulan. Tercatat pada bulan pertama sudah disalurkan bantuan sebanyak 26 paket, kemudian bulan ke dua 56 paket dan pada bulan ketiga pada hari ini diserahkan 100 paket.





Gerakan ini merupakan gerakan sosial dan sudah pernah juga saya lakukan sejak menjabat sebagai Manejer di perkebunan Labuhan Haji. Hal ini saya lakukan dan galakkan untuk memancing mereka (Karyawan) untuk membiasakan diri berbagi," ungkap Manejer sembari menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan agar tidak ada anggapan lain, karena pada awalnya belum ada koordinasi dan untuk kedepannya akan membuat laporan kepada Camat.

Sementara, terkait Covid-19, Menejer menghimbau kepada masyarakat dan seluruh Karyawan agar mengikuti protokol Penanganan Pengendalian Pencegahan Covid-19 dengan membiasakan pola hidup sehat, rajin cuci tangan dengan sabun, melakukan Sosial Distancing dan Physical Distancing atau dengan menjaga jarak, jangan berkumpul, kalau gak ada hal penting jangan keluar rumah dan kalau ada tamu segera laporkan ke Posko Covid-19," pesannya.

Di saat yang sama, terkait pemberian bantuan, Camat Dolok Merawan M. Fahmi mengatakan, kami sangat menyambut baik, kami juga memberikan apresiasi yang tinggi dalam kegiatan ini, karena merupakan bentuk kepedulian sosial dari Karyawan Kebun untuk masyarakat disekitar perusahaan. Gerakan ini datangnya memang dari Karyawan yang tidak dipaksa.

"Ini menjadi contoh yang baik mungkin untuk instansi yang lain khususnya di Kecamatan Dolok Merawan, bahkan kalau bisa di Kabupaten Serdang Bedagai, jika setiap instansi memiliki keperdulian, mudah-mudahan masyarakat kita yang tidak mampu tidak akan susah lagi dengan adanya bantuan seperti ini. "Yang pasti, kita akan mendukung Gerakan Seribu Rupiah ini dan bisa menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain maupun secara pribadi, karena agama memang mengajarkan kita untuk bersedekah menolong sesama dan kedepannya apa yang telah diperbuat oleh pak Manejer ada peningkatan, kemudian komunikasi tetap berjalan baik," ujar Camat.





Camat juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga jarak atau sosial distancing, menjaga kebersihan, menjaga kesehatan, makan makanan yang bergizi dan kalau tidak ada urusan yang penting lebih baik dirumah saja. Hal ini sesuai anjuran pemerintah dan semoga bantuan dari Gerakan Infak Seribu Rupiah dari para Karyawan yang diserahkan langsung oleh Bapak Menejer Gunung Para secara simbolis kepada warga kurang mampu dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban kehidupan mereka apalagi masuk dalam bulan suci ramadhan," katanya.

Camat juga mengatakan, kami dari pihak Kecamatan sudah melakukan kegiatan sosial dan masing-masing Desa telah berbuat dengan adanya Covid-19 diantaranya, penyemprotan Disinfektan, pembagian masker dan pengadaan posko-posko Covid-19. Kemungkinan kedepannya akan ada Bantuan Sosial (Bansos) dalam bentuk sembako atau mungkin Bantuan Langsung Tunai (BLT) berasal dari Dana Desa (DD) yang masih digodok atau dimusyawarahkan dan semua kegiatan akan dilaporkan kepada Bapak Bupati," ungkap Camat. (Yus)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *