HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Soal Rekom Ditengah Rencana Gugatan, Kadisdik Pardamean : Diktumnya Belum Saya Teken

By On April 30, 2020


Mashuri.Info | Tebingtinggi
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tebingtinggi, Drs H Pardamean Siregar tidak menyangkal, saat ditanya soal rekom ijin sekolah PH yang sudah dilayangkan ke Dinas PMPTSP Rabu kemarin.

Hanya saja, bagian diktum terakhir yang seharusnya ditandatangani, tidak dilakukan Pardamean.

Sebagai langkah antisipasi Pardamean atas kemelut dualisme dan perkara di Yayasan itu.

” Iya Diktum akhir belum saya teken, ” sebutnya saat wawancara usai rapat di Gedung Pendidikan Jl Kol Yos Sudarso Kamis(30/4/2020).Soal Gugatan, Pardamean berpendapat itu persoalan internal yayasan.

” Jika penggugat itu menang, ijin merekalah yang akan kita keluarkan,” ujarnya meninggalkan awak media menuju Balai Kota.(mnl)

Legalitas SD Islam Terpadu PH Tebingtinggi Diduga Tak Berijin

By On April 28, 2020


Tebing Tinggi / Mashuri.Info /

Sekolah Dasar (SD) Perguruan islam terpadu PH di kawasan Jl. Abdul Rahmman Lubis Kec. Padang Hilir Tebingtinggi diduga beroperasi tanpa legalitas Surat Ijin Operasional Penyelenggara (SIOP) Tahun Ajaran 2019-2020.

Sementara menurut ketentuan, SIOP produk resmi milik Dinas Pendidikan dan kebudayaan itu, disebut sebut menjadi syarat mutlak bagi sebuah penyelengara pendidikan harus diregistrasi ulang agar periode tahun ajaran mendatang dapat dilaksanakan.

Memang mula berdiri sejak tahun 2005, kondisi pengurus internal SD islam terpadu favorite berlabel PH yang dikelola oleh mantan seorang anggota DPRD itu tidak mengalami kendala Dualisme.


Hingga tahun ajaran 2019 kemarin terkuak dugaan, bahwa permohonan ijin SIOP SD PM tidak direspon pihak Kadisdik H Pardamean Siregar MAP akibat konflik internal dualisme yayasan itu.

Sumber awak media Senin kemarin menyebutkan, bahwa kemelut dualisme dalam kelompok itu berawal ditahun 2006, setahun sejak berdirinya Yayasan Perguruan Sosial Dakwah Islam (YPSDI) Al-Furqan.

Sebagai referensi, bahwa Yayasan Al-Furqan adalah sebuah lembaga formal Islam terpadu fokus bergerak di bidang dakwah yang digagas oleh 4 orang petinggi salah satu Partai Islam di kota itu.

Mereka adalah Tuam Lech (Alm), Ishak Trianda, SPd, Zulfikar dan Amir Khan. Setahun berjalan, regulasi mengharuskan mereka menetapkan Yayasan Al Furqan sebagai penyelenggara langsung atas perguruan islam terpadu PM yang langsung ditandatangi Badan Pendiri YPSDI Al Furqan, Ishak Trianda SPd.

Dalam kesepakatan itu, menurut sumber awak media kesepakatan itu tidak diindahkan oknum Z yang diduga menguasai perguruan itu. Ishak Trianda, merasa keberatan dengan cara mengurus oknum initial Z. Ishak menganggap untuk mencari keuntungan pribadi.

Konflik itu ditenggarai menjadi sebab gagalnya managemen meyakinkan Kadisdik Pardamean Siregar hingga enggan mengeluarkan ijin SIOP hingga tahun 2020.

Tentunya, jika saja dugaan itu benar adanya, manageman sekolah dibawah binaan mantan anggota DPRD tersebut tetap beroperasi.

Kini SK Pengangkatan pengurus perguruan Islam terpadu "Permata Hati YSPDI Al-Furqon" Nomor :11/SK/AF/VIII/ 05, pada 05 Agustus 2005 telah dicabut dengan SK nomor :01/BPg/YPSDI AF/4/2006, yang memutuskan penyelenggara perguruan Islam terpadu Permata Hati langsung oleh badan pengurus YPSDI Al-Furqon.

Mengacu kepada SK Pengangkatan Badan Pengurus YPSDI Al-Furqon nomor :01/BPd/YPSDI AF/3/2006 kalau nama Badan Pengurus YPSDI Al-Furqon Drs M.Nasir, Wan Sawal ST, dan Susiyanti Spdi, yang berlaku sejak 13 Maret 2006 yang ditandatangani Badan Pendiri IShak Trianda spd

Dikonfirmasi soal SIOP yayasan itu, Kepala Dinas Pendidkan Drs H Pardamean Siregar MAP melalui Kabid Dikdas Evni tak berada di Gedung Dinas Pendidikan.

Kofirmasi Via WhatApp juga menemui jalan buntu. WhatApp Erni tidak aktif.

Begitu juga ketua yayasan Al Furqan Tebingtinggi bernama M.Natsir. Konfirmasi Via WhatApp Selasa (27/4/2020) pkl.13.15 ke nomor 0821,6513.xxxx berceklis biru namun tak merespon pertanyaan perihal status sekolah PH diduga tanpa ijin SIOP.( yus)

Melalui Gerakan Infak Seribu Rupiah, Manejer PN III (Persero) Gunung Para Wahyu Cahyadi Serahkan 100 Paket Bantuan Pada Masyarakat Kurang Mampu

By On April 25, 2020


Sergai / MASHURI info / Gerakan Infak Seribu Rupiah merupakan gerakan sosial dari seluruh karyawan Kebun Gunung Para yang secara ikhlas menyumbangkan uangnya seribu rupiah perhari untuk digunakan membantu masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar perkebunan.

"Jadi inisiasinya, kalau ada satu orang saja menyumbangkan uangnya Seribu Rupiah perhari, maka dengan jumlah delapan ratus karyawan, minimal akan terkumpul delapan ratus ribu rupiah perbulannya. Gerakan ini berjalan setiap bulannya, namun karena akan memasuki bulan suci Ramadhan, maka pemberian bantuan kepada warga kurang mampu dipercepat.

Dari uang infak yang sudah dikumpulkan kemudian diberikan dalam bentuk beras 5 Kilogram, minyak makan 2 Kilogram dan gula pasir 2 Kilogram.

Ungkapan tersebut disampaikan Menejer Perkebunan Nusantara III (Persero) Gunung Para, Wahyu Cahyadi kepada awak media ini usai menyerahkan bantuan sebanyak seratus paket secara simbolis kepada warga kurang mampu yang digelar di Masjid Al-Abraar Afdeling l Kebun Gunung Para Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (23/4/2020).

Turut hadir pada penyerahan bantuan tersebut, Camat Dolok Merawan M. Fahmi, S.STP, M.AP, Kepala Desa Kalembak Ikbal Bripka L. Sinulingga (Bhabinkamtibmas) dan Kopda Sarwono, Serda M.Sinaga (Bhabinsa).

Lanjut Manejer, pemberian bantuan ini tidak ada kaitannya dengan Corona Virus Disease (Covid-19), karena kegiatan seperti ini sudah berjalan selama tiga bulan. Tercatat pada bulan pertama sudah disalurkan bantuan sebanyak 26 paket, kemudian bulan ke dua 56 paket dan pada bulan ketiga pada hari ini diserahkan 100 paket.





Gerakan ini merupakan gerakan sosial dan sudah pernah juga saya lakukan sejak menjabat sebagai Manejer di perkebunan Labuhan Haji. Hal ini saya lakukan dan galakkan untuk memancing mereka (Karyawan) untuk membiasakan diri berbagi," ungkap Manejer sembari menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan agar tidak ada anggapan lain, karena pada awalnya belum ada koordinasi dan untuk kedepannya akan membuat laporan kepada Camat.

Sementara, terkait Covid-19, Menejer menghimbau kepada masyarakat dan seluruh Karyawan agar mengikuti protokol Penanganan Pengendalian Pencegahan Covid-19 dengan membiasakan pola hidup sehat, rajin cuci tangan dengan sabun, melakukan Sosial Distancing dan Physical Distancing atau dengan menjaga jarak, jangan berkumpul, kalau gak ada hal penting jangan keluar rumah dan kalau ada tamu segera laporkan ke Posko Covid-19," pesannya.

Di saat yang sama, terkait pemberian bantuan, Camat Dolok Merawan M. Fahmi mengatakan, kami sangat menyambut baik, kami juga memberikan apresiasi yang tinggi dalam kegiatan ini, karena merupakan bentuk kepedulian sosial dari Karyawan Kebun untuk masyarakat disekitar perusahaan. Gerakan ini datangnya memang dari Karyawan yang tidak dipaksa.

"Ini menjadi contoh yang baik mungkin untuk instansi yang lain khususnya di Kecamatan Dolok Merawan, bahkan kalau bisa di Kabupaten Serdang Bedagai, jika setiap instansi memiliki keperdulian, mudah-mudahan masyarakat kita yang tidak mampu tidak akan susah lagi dengan adanya bantuan seperti ini. "Yang pasti, kita akan mendukung Gerakan Seribu Rupiah ini dan bisa menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain maupun secara pribadi, karena agama memang mengajarkan kita untuk bersedekah menolong sesama dan kedepannya apa yang telah diperbuat oleh pak Manejer ada peningkatan, kemudian komunikasi tetap berjalan baik," ujar Camat.





Camat juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga jarak atau sosial distancing, menjaga kebersihan, menjaga kesehatan, makan makanan yang bergizi dan kalau tidak ada urusan yang penting lebih baik dirumah saja. Hal ini sesuai anjuran pemerintah dan semoga bantuan dari Gerakan Infak Seribu Rupiah dari para Karyawan yang diserahkan langsung oleh Bapak Menejer Gunung Para secara simbolis kepada warga kurang mampu dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban kehidupan mereka apalagi masuk dalam bulan suci ramadhan," katanya.

Camat juga mengatakan, kami dari pihak Kecamatan sudah melakukan kegiatan sosial dan masing-masing Desa telah berbuat dengan adanya Covid-19 diantaranya, penyemprotan Disinfektan, pembagian masker dan pengadaan posko-posko Covid-19. Kemungkinan kedepannya akan ada Bantuan Sosial (Bansos) dalam bentuk sembako atau mungkin Bantuan Langsung Tunai (BLT) berasal dari Dana Desa (DD) yang masih digodok atau dimusyawarahkan dan semua kegiatan akan dilaporkan kepada Bapak Bupati," ungkap Camat. (Yus)

Kepala Sekolah SMP Negri 2 Kota Tebing Tinggi Akan Menambah Sekitar 10 Titik Wastafel Lagi Dari 15 Titik Yang Sudah Dibangun

By On April 23, 2020


Tebing Tinggi /MASHURI info / Kepala SMP Negeri 2 Kota Tebing Tinggi Parulian Sijabat, S.Pd menghimbau kepada seluruh anak-anak siswa/i untuk mulai membiasakan mencuci tangan guna meminimalisir penyebaran Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19).


Seiring meningkatnya kekhawatiran untuk menghindari Covid-19 di lingkungan SMP Negeri 2 Jalan Imam Bonjol, kemudian dibuat Wastafel di lokasi sekolah agar anak-anak siswa/i cuci tangan dengan cairan atau sabun. Langkah- langkah ini kita buat supaya anak-anak siswa/i menjaga Kesehatan dan Kebersihan.

Ungkapan tersebut disampaikan Parulian kepada awak media ini saat ditempatnya bertugas, Rabu (22/4/2020).

Lanjut Parulian, pihak sekolah mendapat amanah dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi Drs. H. Perdamean Siregar M.AP yaitu, sekolah diharuskan membersikan lingkungan sekolahnya untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 dan kami juga turut berperan aktif terhadap anak anak siswa/i di seluruh sekolah yang ada Kota Tebing Tinggi agar terhindar dari Covid-19," ungkap Parulian.


Parulian menambahkan, salahsatu manfaat kita bercuci tangan yaitu, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan yang diawali dengan cuci tangan pakai cairan atau sabun, maka virus-virus akan hilang.

Kemudian langkah-langkah selanjutnya, kami dari pihak sekolah sudah melakukan penyemprotan di setiap ruangan kelas agar virus-virus hilang. Cara inilah yang dilakukan SMP Negeri 2 melalui Program Dinas Pendidikan untuk menghindari penyebaran Covid 19," jelas Parulian.

Dalam hal wastafel, itu juga di sesuaikan dengan perbandingan jumlah siswa/i berjumlah 950 orang, maka kami berharap setiap 20 orang sampai 30 siswa dapat menggunakan satu wastafel untuk cuci tangan dan setelah kami hitung -hitung, kami telah membangun 15 titik wastafel. Kedepannya kami akan buat penambahan lagi sekitar 10 titik wastafel, sehingga keseluruhannya menjadi 25 titik wastafel," ujarnya.


Selanjutnya juga kami buat wastafel untuk cuci tangan guna mengimbangi siswa yang ada di sekolah SMP Negeri 2. Memang masalahnya sekolah kita sangat sempit dan agak sulit dimana akan kita letakkan wastafel untuk cuci tangan, tapi itu juga akan kami upayakan," kata Parulian.

Lanjut Parulian, Pemerintah juga telah menganjurkan supaya menjaga jarak sosial distancing. Jadi dengan keadaan seperti ini sekolah harus bekerja keras untuk anak-anak siswa/i agar tidak tertular Covid 19 dan setiap harinya kami dari guru guru SMP Negeri 2 juga memantau anak anak sekolah yang kita liburkan, di rumah atau yang sedang bermain main di tempat keramaian atau di luar," sebut Parulian.

Berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan yang kemudian diteruskan ke Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi dalam hal anak-anak sekolah atau siswa diliburkan dan akan masuk ke sekolah lagi pada Tanggal 2 - Juni," tutur Parulian

Parulian menambahkan, pembelajaran dari jarak jauh atau di rumah saja, bisa melalui WA Group dan untuk anak anak sekolah atau siswa termasuk juga soal-soal yang dikirim melalui WA Grup. Dalam ini kepada siswa yang tidak mempunyai Handphone atau Android, itu tidak ada paksaan, karena tidak semuanya siswa ataupun anak-anak pelajar mempunyai Handphone atau Android dan yang kami amati anak-anak siswa SMP Negeri 2 yang mempunyai Handphone atau Android hanya 90 persen saja.

Kemungkinan besar yang kita nilai belum mempunyai Handphone atau Android tidak semuanya, jadi bisa bekerjasama dengan teman-temannya dan jangan pergi kemana-mana, dirumah saja, belajar dari rumah melalui stasiun TVRI. Sementara, untuk mendapatkan pelajaran atau Kurikulum maupun materi-materi yang telah kita buat diawal Tahun 2019, seharusnya kita tuntaskan atau dimaksimalkan, walaupun di saat wabah virus Corona para anak didik tetaplah dirumah saja, jangan bosan-bosan belajar dan kami juga akan memberikan fasilitas sekolah melalui WA group untuk mata pelajaran," paparnya. (Yus)

Komunitas Sedekah jum'at (KSJ) Kota T Tinggi Menyumbangkan 1 Ton Beras Kepada Warga Kurang Mampu

By On April 19, 2020




Tebing Tinggi /MASHURI info / Dengan hadirnya Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) di Kota Tebing Tinggi, dengan  niat yang tulus untuk berbagi kepada sesama dan disaat virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), yang saat ini sedang merebak dab membawa dampak bagi ekonomi warga. Khususnya terhadap masyarakat yang kurang mampu.

Terbukti, Dewan Pembina KSJ Pusat AKBP H.Ikhwan Lubis,SH,MH bersama Kepengurusan KSJ Kota Tebing Tinggi Menyumbangkan 1 (satu) Ton beras kepada warga kurang mampu di Tebing Tinggi.


Bersamaan dengan itu, Kapolres Batu Bara AKBP H.Ikhwan Lubis, SH, MH selaku Dewan Pembina KSJ Pusat didampingi Wakil Dewan Pembina KSJ Pusat Ustadz H.Abbas Rambe didampingiH.Ahmad, Ketua KSJ Sumatera Utara Saharuddin, serta Ketua Kartini KSJ Pusat Hj.Romauli Silalahi, SST, MGBT, MK bersama Pengurus Pusat Organisasi itu, melaksanakan pengukuhan Kepengurusan KSJ Kota Tebing Tinggi, di salah satu ruang kelas SMK Negeri 1 Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Sabtu siang (18/04/2020). 






Usai Pengukuhan, AKBP H.Ikhwan Lubis, SH.MH bersama Pengurus Pusat Komunitas Sedekah Jum'at, Penasehat dan Ketua KSJ Kota Tebing Tinggi dan Kartini KSJ Pusat bergerak membagikan bantuan dalam bentuk beras Lima Kilogram kepada warga yang Kurang mampu, orang Lanjut Usia (Lansia) serta anak - anak yatim di seputaran Sekolah SMK Negri 1, tepatnya di Lingkungan III, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis.

Dengan adanya bantuan dari KSJ, dapat sedikit meringankan beban warga, apalagi saat ini warga terkena dampak dari penyebaran virus Corona di berbagai wilayah yang tentunya ini sangat dirasakan masyarakat, khususnya warga yang lemah perekonomiannya.

Sementara itu, Penasehat KSJ yang juga Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi sekaligus Ketua Partai PKB Kota Tebing Tinggi Muliadi H.Danil Sultan,SE didampingi Kepala SMK Negeri 1 Asril mengatakan, kami  sangat berterima kasih atas support yang diberikan (KSJ) Pusat. 



Lahirnya (KSJ) di Kota Tebing Tinggi artinya, tuntutan bagi kami bagaimana (KSJ) ini bisa berbuat kepada masyarakat yang tidak mampu dan yang paling utama dengan adanya (KSJ) kami berharap masyarakat Tebing Tinggi bersatu mengumpulkan donasi sebanyak-banyaknya untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. 

"Marilah kita seluruh masyarakat Kota Tebing Tinggi semangat dan bersatu, kita bergerak mengumpulkan donasi sebanyak banyaknya, untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang kurang mampu dan itu juga untuk tujuan berbagi kepada sesama," jelas Muliadi. 


Kepada masyarakat yang kurang mampu, disinilah letak (KSJ) serius untuk membangun Silaturrahmi kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi agar kedepannya tidak ada lagi orang yang merasa tidak mampu.

Disini juga kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, kami juga butuh dukungan seluruh warga masyarakat, mari bersama bangkit dan bekerja membangun Silaturrahmi yang baik," ajak Muliadi. 


Ditempat yang sama, Kepala SMK Negeri 1, Asril menyampaikan, pada awalnya ketika dihubungi pihak KSJ Tebing Tinggi kami merasa bangga karena ikut dilibatkan di KSJ ini, paling tidak dampak positifnya jelas," sebutnya. 

"Nanti bisa kita kembangkan ke anak-anak untuk senantiasa bersedekah atau berinfak kepada sesama. Sebenarnya ini sudah kita rencanakan bersama KSJ Tebing Tinggi bahwa SMK Negeri 1 siap menjadi relawan-relawan muda atau pelaksana KSJ dan mungkin akan berjalan setelah Tahun Ajaran baru atau setelah Covid-19 berakhir," jelasnya. 

Terpisah, Suriyanto (85) warga Lingkungan III, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, mengucapkan terimakasih kepada KSJ yang telah membantunya dengan memberikan dua karung beras.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu dari KSJ, atas bantuannya," ungkap kakek penjual kerupuk keliling itu.

Beikutnya, adapun susunan Kepengurusan KSJ Kota Madya Tebing Tinggi yaitu, Selaku Pembina KSJ Walikota Tebing Tinggi Ir. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, sebagai penasehat Muliadi, H. Daniel Sultan, SE, dan sebagai Ketua KSJ Kota Tebing Tinggi Zulpan, Wakil Ketua Zul Hendra berikut Sekretaris Ibnu Saut Sihombing S.T serta Bendahara Khairuddin Noor, S.Ag. Dengan Surat Keputusan (SK) Nomor : O16/KPTS/DP/KSJ/KTT/IV/2O2O Tentang Komposisi Pengurus Komunitas Sedekah Jumat Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. (Yus)

Anggota DPRD Tebingtinggi, Kaharuddin Nasution Minta Walikota Copot  Kadisnaker Boy Hutapea

By On April 18, 2020




Tebing Tinggi /MASHURI INFO / Usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi III DPRD bersama Dinas Ketenaga kerjaan Kota Tebingtinggi, Legislator Kaharuddin Nasution akan Minta Walikota Copot kepala Dinas Ketenagakerjaan  Karena Dinilai tidak bisa mengurusi Ketenagakerjaan

Dalam RDP tersebut, komisi III DPRD mencecar berbagai pertanyaan kepada Kadisnaker Boy Hutapea dari mengapa tidak adanya Pendampingan pada tenaga kerja yang di rugikan perusahaan, sampai penggunaan anggaran belanja langsung senilai 3,2 millyar tahun anggaran 2019 

Tercatat paparan RDP anggaran 3,2 millyar itu 1 millyar untuk fisik bangunan dan sisanya 2,2 millyar terkait dengan ketenagakerjaan seperti pelatihan, pengiriman peserta magang, dan pemberian bantuan kepada pelaku ekonomi


Setatement Legislator yang akrab disapa Gaban itu,  dilontarkan-nya  kepada media usai RDP, dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Boy Hutapea pada Jumat (17/04/2020) di ruang sidang utama DPRD

Gaban mengatakan, saya akan minta walikota copot Kadisnaker Tebintinggi, karena mengurus internal sendiri aja di pemerintahan kota dia tidak bisa, bagaimana mau ngurus tenaga kerja umum pada masyarakat, "Contoh nya Rumah Sakit Umum sampai hari ini Jamsostek nya tidak terbayar" bebernya

Ia juga mengatakan, Disnaker kan menggunakan anggaran sebesar 3,2 millyar, sesuai dengan tugas pokok nya sebagai Kadisnaker seharusnya kan dia bisa menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan, seperti permasalahan tenaga kerja yang dipulangkan.

"masak setelah mengeluarkan dana yang cukup besar sampai jual rumah untuk berangkat Melalui Penyalur tenaga kerja, terus dipulangkan, seharusnya kan Disnaker  berperan untuk menyelesaikan permasalahan itu"  katanya

Untuk itu Saya Kaharuddin Nasution Anggota DPRD komisi III akan minta kepada walikota copot Kadisnaker.(Tim).

 Dampak Covid-19, Padepokan Budi Suci Indonesia Bantu Ringankan Beban Warga

By On April 18, 2020



Serdang Bedagai /MASHURI info / Terkait virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), Padepokan Paguyuban Pencak Silat Tenaga Dalam (PSTD) Budi Suci Indonesia yang didirikan pada Tahun 2017 pimpinan Indra Syahputra (38) memberikan bantuan dalam bentuk beras lima kilogram kepada warga Dusun Sepuluh Desa Paya Pinang Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (17/4/2020) pagi.

Padepokan Pencak Silat Tenaga Dalam yang berkedudukan di Jalan Pringgan Gang Jambu Desa Paya Pinang berbatasan dengan Kota Tebing Tinggi yang memiliki ratusan anggota dari berbagai latar belakang ini memberikan bantuan sebanyak 40 paket.

Pimpinan sekaligus pendiri Padepokan Budi Suci Indonesia, Indra Sahputra kepada awak media ini mengatakan, pemberian bantuan sosial kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu meringankan beban warga yang terkena dampak dari virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19).

"Awalnya kami (kawan-kawan) di Padepokan Budi Suci Indonesia menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu warga yang terdampak dari Covid-19. "Banyak warga yang ekonominya lemah semakin terpuruk, sehingga kami terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini sangat membutuhkan bantuan," kata Indra.

Dijelaskan Indra, bantuan yang diberikan sebanyak 40 paket terdiri dari, 25 Kepala Keluarga dan 15 paket untuk orang-orang padepokan yang ekonominya lemah. Untuk itu kami himbau kepada warga untuk terus menjaga kebersihan, cuci tangan, jaga kesehatan, jaga jarak dan gunakan masker," pesan Indra.

Selain itu Indra juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) khususnya kepada Kepala Desa Paya Pinang agar memberikan bantuan, karena sampai saat ini Dusun Sepuluh belum pernah mendapat bantuan," jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dusun (Kadus) sepuluh Didit Sadjeli mengatakan, saat ini Paguyuban Padepokan Pencak Silat Tenaga Dalam Budi Suci sedang dalam proses legalitas dan berharap ridho dari Allah SWT dengan tulus ikhlas ambil bagian berbagi dalam hal membantu warga yang sedang dihadapkan dengan Covid-19.

Dikesempatan itu juga, Kadus menyampaikan himbauan dari pemerintah untuk selalu menjaga jarak, cuci tangan dan memakai masker serta tidak ber kumpul-kumpul diatas tiga puluh orang. "Apabila ada tamu dari luar kota wajib diisolasi dirumah atau posko dan jika kita cek suhu badannya terdampak ciri-ciri adanya virus Corona akan dilakukan penanganan," tegas Didit. (Yus)

Pemko Tebing Tinggi Hotmix Jalan KF Tandean  Untuk Memperlancar Akses Jalan.

By On April 17, 2020


Tebing Tinggi , - Mashuri.Info
Pemko Telah mengaspal hotmix jalan KF Tandean sepanjang 130 meter dan lebar,9 sd 10 meter demi pemeliharaan jalan dan tentu sarana pendukung penuh  kelancaran transportasi lalu lintas dalam  mencegah menyelamatkan warga dari bahaya virus corona covid 19 ,untuk secepatnya bisa dirawat di RSU DR Kumpulan Pane yang berjarak +- 600 meter.

Hal itu disampaikan Kadis PU PR Rusmiyati ST yang didampingi PPTK  dikantornya jalan gunung leuser jumat 17 april 2020 .

Kepada Media Kadis PU PR, mengatakan bahwa pengaspalan hotmix itu telah dikerjakan hari kamis 16 april oleh CV Karunia Alam dengan nilai Rp 200 juta bersumber dana DAU 2020 jelasnya ke media .

Terkait hal ini elemen masyarakat sekaligus ketua LSM Kompak RI kota Tebingtinggi Jurhaidi Saragih merespon positif .Kepada Media beliau sampaikan ucapan terimakasih  kepada Pemerintah dimana jalan KF Tandean  telah mulus ,semua akses cepat mudah terjangkau dengan multifungsi, seperti jika ada gejala pasien yang butuh pertolongan di keadaan kondisi saat ini, segera cepat dibawa ke RS kumpulan pane  paparnya ke Media.(yus)

 Wali Kota Tebing Tinggi Sampaikan Perkembangan Covid 19

By On April 15, 2020



Tebing Tinggi/MASHURI info/ Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM menjelaskan, kami dari Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kota Tebing Tinggi ada 578 orang status ODP, 7 orang status PDP dan 1 orang positif Covid-19.

Adapun rincian 7 orang status PDP yaitu, 4 orang dirawat di RS GL. Tobing Medan dengan hasil awal 3 orang masih dengan status negatif, 1 orang dirawat di RS Adam Malik sampai saat ini uji coba pertama masih negatif, 2 orang dirawat di RS Kumpulan Pane juga masih berstatus negatif dan 1 orang yang di RS GL Tobing dinyatakan positif.

Hasil ini diperoleh dari laboratorium Kementerian Kesehatan Jakarta. Kami sampaikan juga, hari ini kami mengadakan rapat tentang kontribusi pemerintah ataupun tindakan - tindakan pemerintah dalam hal mengatasi tentang Covid-19 dibidang pekerjaan tenaga pekerja atau buruh.

Dari hasil rapat kami dengan Satgas Covid-19 dan juga para pengusaha Apindo maupun Serikat Buruh sampai saat ini belum ada satupun pekerja yang di PHK di Tebing Tinggi. Yang ke dua, para pengusaha berkomitmen membayarkan THR sesuai  dengan jadwal waktunya nanti dan pengusaha menuntaskannya sebelum hari raya Idul Fitri.

Oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih dan berharap sekali kepada seluruh pengusaha untuk dapat menjalankan usaha dengan baik dan menunaikan kewajiban dengan sebaik - baiknya.

Yang ke tiga, Kartu Pra Kerja yang diluncurkan oleh pemerintah sudah bisa di akses melalui online dan saat ini di Kota Tebing Tinggi yang melaporkan dan mendaftar langsung ke Dinas Tenaga Kerja ada sebanyak 260 orang.

Kartu Pra Kerja ini bukan berbentuk fisik, tapi merupakan nomor induk yang sifatnya 16 digit yang akan digunakan dan bukan merupakan kartu yang digunakan untuk mendapatkan dana, tapi kartu untuk meningkatkan kompetensi kinerja, meningkatkan produktivitas serta meningkatkan kualitas kinerja dan kartu ini nantinya lebih banyak dipergunakan untuk pendidikan daripada calon pencari kerja.

Ungkapan tersebut disampaikannya pada saat konferensi pers terkait perkembangan virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19) di Balai Kota, Kota Tebing Tinggi, Senin (13/4/2020).

Ditambahkan Wali Kota, pada hari ini, kami sudah mengundang pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan telah menjelaskan tentang kebijakan pemerintah menggratiskan listrik kepada masyarakat yang berdaya 450 VA dan bagi pengguna dengan daya 900 VA dengan kode RI 1 dikenakan potongan 50℅. Sementara yang ada kode RI R rumah tangga Ini dengan kategori mampu tidak kena paket atau membayar seperti biasa,.

Informasi tentang ini bisa diperoleh melalui aplikasi PLN dan tentang pra kerja atau pencari kerja dapat diakses di www.kemenaker.co.id untuk memperoleh panduan apabila pra kerja ada pertanyaan yang harus dijawab dalam tempo 25 menit," jelas Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan, penciptaan kartu pra kerja dua minggu sekali dan setiap minggunya 164.000 yang akan di akses dan kalau tidak masuk dalam paket pertama bisa mendapatkan kembali paket ke 2 pada dua minggu berikutnya," katanya.

Kami juga berharap bantuan rekan - rekan pers agar mensosialisasikan kewajiban memakai masker, physical distancing satu meter harus dilaksanakan, isolasi diri serta mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan air bersih," ucap Wali Kota.

Pemko Tebing Tinggi sambung Wali Kota, pada hari Kamis (16/4) akan membagikan paket sembako  bagi yang terdampak Covid-19.

Mengenai keluarga yang positif Covid-19 kata Wali Kota sudah dilakukan Rapid test, mudah - mudahan hasilnya negatif, namun tetap dipantau dan mereka masuk dalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) dan untuk menekan ODP dengan cara pengecekan di pos - pos bersama - sama Kodim, Danramil dan diadakan cek point pada empat titik yang masuk ke Kota Tebing Tinggi melalui seleksi, kemudian diberikan pengarahan kepada mereka karena dikhawatirkan dan sudah disiapkan ruang karantina," ungkapnya.

Dijelaskan juga oleh Wali Kota perihal sudah berfungsinya ruang karantina yaitu, Rumah Sakit (RS) Kumpul Pane satu orang wanita yang baru pulang bekerja dari luar negeri, sementara di TC Sosial ada satu orang baru pulang dari luar negeri," tuturnya. (Yus)

Drs. H. Pardamean Siregar, M.AP : Dalam Pencegahan Covid-19 Alokasi Dana BOS Dapat Digunakan Untuk Membiayai Keperluan Dilingkungan Pendidikan

By On April 15, 2020



Tebing Tinggi /MASHURI info/
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi Drs. H. Pardamean, Siregar, M.AP menghimbau tentang Implementasi Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona, Virus Disease, (Covid-19), saat di konfirmasi awak media ini di ruang kerjanya, Senin (13/4/2020).


Dijelaskan Pardamean, mengingat status tanggap darurat bencana wabah Virus Corona Disease, (Covid-19), masa libur sekolah bisa saja diperpanjang, maka proses belajar peserta didik dilaksanakan di rumah.

Untuk mengikuti pelajaran melalui nonton TV di acara siaran TVRI dengan cara pembelajaran dari jarak jauh, dari mulai Tingkat SD, SMP, SMA, SMK. "Harapan kita anak - anak siswa belajar dari rumah, kemudian hasilnya dilaporkan melalui WA kepada Guru atau Kepala Sekolah," kata Pardamean.

"Hari ini lanjut Pardamean, sudah banyak laporan siswa yang sudah kita terima, namun itu juga tidak ada paksaan, apaila siswa tidak ada TV di Rumah. Anak sekolah di liburkan bukan berarti di suruh di luar - luar, tapi Pemerintah menganjurkan untuk di rumah saja. Hal ini diterapkan untuk memberikan pengalaman siswa belajar di rumah yang diharapkan bermakna bagi siswa didik," sebutnya.

Pardamean juga mengatakan, untuk pelaksanaan Ujian Nasional, (UN) bagi jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, SMK, baik Negeri maupun Swasta untuk Tahun 2020 ditiadakan atau dibatalkan dan keikutsertaan Ujian Nasional tidak menjadi syarat kelulusan seleksi, masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi,"jelasnya.


Ditambahkannya, proses ujian sekolah, dan ujian akhir sekolah untuk kenaikan kelas tidak diperkenankan, namun dilaksanakan dalam bentuk test, yang mengumpulkan peserta didik dan dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya.

Penugasan tes dalam jaringan (daring), dan atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya yang dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengumpulkan peserta didik secara menyeluruh.


Begitu juga halnya mengenai kelulusan jenjang SD sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir, kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal. Nilai semester genap kelas 6, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan, sedangkan kelulusan jenjang SMP ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Sementara untuk nilai semester genap kelas 9 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Pendidikan, dapat digunakan untuk membiayai keperluan dalam pencegahan Covid-19 dilingkungan satuan pendidikan seperti, pengadaan dan penyediaan alat - alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan dan masker atau jenisnya untuk kesehatan serta membiayai pembelanjaan diperbolehkan dicakup dari Dana BOS," tutur Pardamean.


Saat ini mengumpulkan dan mengundang banyak orang khususnya peserta didik antara satuan Pendidikan atau kegiatan dilingkungan luar tidak diperbolehkan. Himbauan ini bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona. "Untuk itu jaga jarak, serta menghindari bepergian ke tempat keramaian sampai permasalahan Virus Covid 19 dinyatakan mereda," ujar Pardamean mengingatkan. (Yus)

 Pemko Kota Tebing Tinggi Sosialisasi Dampak Covid 19, Membagi Sembako Pada Warga Yang Kurang Mampu

By On April 10, 2020



Tebing Tinggi /MASHURI info / Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengadakan acara Sosialisasi, Pengisian Form Pemetaan Wilayah rawan terhadap Pandemi Covid-19 Kota Tebing Tinggi, kepada Camat dan Lurah se-Kota Tebing Tinggi, di Balai Kota Tebing Tinggi, Kamis (9/4/2020).

Sosialisasi dihadiri oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Wakapolres Tebing Tinggi, Dandim 0204/DS, Danramil 13 TT, Pimpinan OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tebing Tinggi.

Wali Kota Tebing Tinggi memerintahkan bahwa agar petugas terus melakukan pendataan terhadap warganya, di setiap kelurahan, Kepling juga masing masing memantau, apabila ada yang terkena dampak Virus Corona (Covid 19), maka secepatnya dilaporkan kepada petugas yang sudah ada.

Wali Kota berpesan kepada camat dan lurah agar tetap berhati-hati di lingkungannya masing-masing dengan adanya istilah, Orang Tanpa Gejala (OTG) yang bisa juga membawa Covid 19 (Virus Corona).

“Sama kita ketahui bahwa ada pasien yang juga sudah dirawat di Rumah Sakit G. L. Tobing, dan sudah keluar hasilnya, 2 orang dinyatakan Negatif, ini juga tetap kita pantau dan akan dilakukan rapid test untuk mengetahui hasilnya. Bagi warga yang keluar dari rumah sakit maka tetap dipantau selama 14 hari diisolasi di rumahnya," ucap Wali Kota.

Wali Kota Tebing Tinggi memberi tahukan bahwa Pemko Tebing Tinggi akan membagikan paket sembako, yang dibagi oleh Bank BRI dengan nilai, Rp.200.000. Paket tersebut dibelanjakan di E-Warong yang sudah tersedia di kelurahan masing-masing.




Pemko Tebing Tinggi juga membagikan sembako kepada warga kurang mampu, akibat dari dampak dari Virus Corona (Covid 19) seperti tukang becak, pedagang asongan, supir angkot, tukang parkir. Senada dengan itu, saat mendekati Bulan Puasa akan dilakukan pembagian Sembako, Vitamin C, Masker, dibagikan kepada keluarga untuk di konsumsi dan bukan diperjual belikan.

Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM juga mengingatkan kepada Camat dan Lurah Se- kota Tebing Tinggi, Apabila sudah terbentuknya Posko Satgas Penanganan Covid 19, di Kelurahan, maka laporan setiap harinya dibuat dan harus dilaporkan ke Posko Gugus Covid 19. (Red)

Camat Sipispis Instruksikan Seluruh Kepala Desa Anggarkan Dana Tanggap Darurat Terkait Covid-19

By On April 08, 2020



Serdang Bedagai, MASHURI info . Melihat situasi yang berkembang saat ini mengenai pandemi virus Corona (Covid-19) di Kecamatan Sipispis, kami dari pemerintah tetap stand by menunggu apabila ada instruksi dari pemerintah pusat, karena ini merupakan acuan dalam melakukan tindakan di daerah khususnya di Kecamatan Sipispis.

ungkapan tersebut disampaikan Camat Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara Rico Ebtian, S.Sos, M.Si kepada awak media ini di ruang kerjanya, Senin (6/4/2020).

Camat menambahkan, terkait Covid-19, pihak Kecamatan telah melaksanakan koordinasi dengan Kapolsek, Danramil dan Kepala Puskesmas serta melakukan himbauan - himbauan kepada masyarakat untuk melakukan tindakan - tindakan yang dapat mencegah penyebaran virus Corona seperti, melakukan sosial distancing, artinya, tidak melakukan kegiatan - kegiatan berkumpul, tetap di rumah, apabila ada tidak ada kegiatan penting atau urgen jangan keluar rumah dan untuk pemerintah Desa juga telah kita himbau untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah - rumah masyarakat.

Kemudian kami juga telah memberikan bantuan untuk Desa Bartong berupa masker kepada seluruh masyarakat. "Jadi kegiatan ini akan dilaksanakan berkesinambungan, terus kita pantau dan juga dalam pengelolaan Desa sudah menganggarkan,”ujarnya.

Kita juga sudah menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) untuk Covid-19 agar menganggarkan dana tanggap darurat guna melakukan tindakan pencegahan di desa masing - masing dan kedepan akan terus kita kampanyekan kepada masyarakat untuk terus disiplin mematuhi aturan - aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) pada data terakhir ada sekitar 20 orang dari Kecamatan Sipispis dengan kriteria apabila ada orang yang datang dari zona merah, kita langsung melakukan pemantauan, terus dihimbau untuk mengisolasi diri di rumah selama 14 hari berdasarkan SOP dari Dinas atau Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Tugas kami hanya memantau saja, berkoordinasi dengan Kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Desa (Kades) untuk memantau masyarakatnya apabila ada orang yang baru pulang dari luar kota atau dari luar negeri harus kita pantau, kita anjurkan mengisolasi diri kalau ada gejala demam, batuk, pilek yaitu, kita berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas untuk melakukan pengawasan medis turun langsung ke rumah - rumah menyampaikan sosialisasi, memberi bantuan dan perawatan dari Bidan Desa," papar Camat Rico Ebtian yang sebelumnya menjabat Camat Dolok Merawan.



Lebih lanjut Camat menegaskan, sampai saat ini Kecamatan Sipispis belum ada terkonfirmasi positif dalam hal virus Corona. Langkah - langkah kedepan kita akan terus mengkampanyekan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan, melakukan Sosial Distancing dan menjaga antara satu dengan lainnya (menjaga jarak)," himbau Camat.

Camat juga mengatakan, sudah memasang spanduk himbauan kepada masyarakat untuk melakukan langkah - langkah pencegahan mengenai penularan virus Covid-19. Terkait ada masyarakat yang meninggal, kita menghimbau kalau sudah melayat langsung pulang saja untuk menghindari keramaian, artinya, secara adat atau ketentuan agama itu melaksanakan fardhu kifayah atau pemakamannya. Pada intinya, mengurangi interaksi antara masyarakat," tutur Camat sembari menyampaikan sudah menyambangi semua Desa dan telah berkoordinasi dengan pihak perkebunan untuk berperang aktif melakukan penyemprotan Disinfektan. (Red)





Pemerintah Kota Tebing Tinggi Tentukan Arah Kebijakan Antisipasi Dampak Virus Covid-19

By On April 04, 2020



Tebing Tinggi | MASHURI info /
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM diwakili Sekretaris Daerah Muhammad Dimiyathi,S.Sos, M.TP bersama unsur Gugus Tugas Covid-19 mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melakukan berbagai upaya menanggulangi virus Corona (Covid-19) sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, selain penegasan social distancing atau physical distancing guna memutus mata rantai wabah yang melanda Indonesia bahkan banyak negara.


Pemerintah Kota Tebing Tinggi serius dalam menanggulangi wabah ini dan berbagai upaya telah dilaksanakan diantaranya, penyemprotan disinfektan secara massal hingga Tingkat Kelurahan, fasilitas umum, lembaga Pendidikan serta rumah ibadah dengan melibatkan TNI – Polri.

Hal tersebut disampaikan Dimiyathi saat memberikan keterangan pers secara tertutup untuk tidak menimbulkan keramaian yang digelar di Posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Kamis (2/4/2020) dengan tujuan menentukan arah kebijakan Pemko Tebing Tinggi dalam mengantisipasi dampak virus Corona.

Lanjut Dimiyathi, Pemerintah Kota Tebing Tinggi sudah mempersiapkan secara matang langkah kebijakan tersebut yakni, Penandatangan MOU dengan Bulog Tebing Tinggi dalam hal stock pangan menjaga kemungkinan apabila Kota Tebing Tinggi dalam keadaan darurat Covid-19.

Ditambahkan Dimiyathi, Pemko Tebing Tinggi juga sudah meminta kepada BRI untuk segera mencairkan dana Bantuan Sembako yang merupakan Program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang di aplikasikan melalui e-warolung yang sekarang ini besarannya sudah mencapai 200 ribu rupiah perpenerima manfaat yang sebelumnya di bulan Januari sampai Februari 2020 hanya 150 ribu rupiah.

Mengenai kebijakan lainnya, Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah melakukan relaksasi retribusi stand dan kios pedagang di pasar yang di bawah kewenangan pemko setempat sehingga dapat meringankan beban pedagang selama wabah ini melanda," sebut Dimiyathi.

Sementara di Tingkat Kelurahan dan Kecamatan kata Dimiyathi, Pemerintah Kota memacu para Lurah dan Camat agar kegiatan pembangunan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat dengan pola padat karya, sehingga masyarakat yang terdampak mendapat peluang kerja. "Untuk itu, Lurah dan Camat harus benar- benar memanfaatkan tenaga lokal," tegas Dimiyathi.

Dimiyathi juga menyampaikan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam waktu dekat akan melaksanakan operasi pasar dan akan memberikan sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat dari kebijakan dan terdampak merebaknya virus Covid-19.

Selain itu sambung Dimiyathi, kebijakan dan jadwal pasti kegiatan Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan disampaikan kemudian melihat kemungkinan - kemungkinan yang bakal terjadi, sebab kondisi Kota Tebing Tinggi saat ini dalam kondisi "siaga darurat" bisa berubah dan bertambah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKPAD Kota Tebing Tinggi Jefri Sembiring mengatakan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan refocusing atau penjadwalan ulang APBD Kota Tebing Tinggi TA 2020 dalam mengantisipasi penanggulangan wabah virus Corona (Covid–19).

“Sebagaimana diketahui, kegiatan untuk penanggulangan, penanganan dan pencegahan Covid-19 telah dilaksanakan, maka Pemerintah Kota melakukan refocusing atau penjadwalan ulang APBD Kota Tebing Tinggi Tahun 2020,“ tutur Jefri Sembiring.

Jefri menambahkan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah menyiapkan anggaran yang jumlah totalnya 16,9 miliar rupiah yang di peroleh dari penjadwalan ulang sebesar 9,1 milyar rupiah dari seluruh kegiatan- kegiatan yang ada di OPD dimasukkan pada belanja tidak terduga dan dana yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) yang di berikan Kementerian Keuangan sebesar 7,8 milyar, sehingga totalnya mencapai 16,9 milyar.

"Jadi inilah dana yang kita siapkan untuk penanggulangan Virus Covid-19 di Kota Tebing Tinggi," jelas Jefri Sembiring. (Yus)

Pemerintah Kota Tebing Tinggi Terima Bantuan APD Dari Apindo TebingTinggi

By On April 01, 2020


Tebing Tinggi /MASHURI info / Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tebing Tinggi kepada Pemerintah Kota (Pemko) diterima secara langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, di RSUD dr. Kumpulan Pane Kota setempat, Senin (30/3/2020)


Penyerahan APD itu diserahkan Ketua Apindo Kota Tebing Tinggi H. Syafriudi Satrio yang diwakilkan oleh Ketua Harian Zainal Arifin Tambunan dan pengurus lainnya.

Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengucapkan terima kasih atas kepedulian Apindo Kota Tebing Tinggi dengan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kota Tebing Tinggi. Sekedar diketahui, Apindo Kota Tebingtinggi menyumbang APD dan lainnya dengan melibatkan para pengusaha - pengusaha lainnya.

"Ada yang kita titipkan kepada Apindo, agar pekerja - pekerja yang ada di Apindo diperhatikan kesehatannya dan diperhatikan cara kerjanya, sehingga phsycal distance dengan baik diterapkan"," ucap Wali Kota.


Wali Kota menambahkan, semua bantuan dari lapisan masyarakat, pengusaha dan ASN sangat dibutuhkan sekali, karena dengan "kebersamaan" kita bisa menghadapi Covid-19.

Penyerahan juga disaksikan Direktur RSUD dr. Kumpulan Pane dr. Yonhly. B. Dahban didampingi Wadir Pelayanan dr. Irvan Dalimunthe, Kabag TU Iqbal, Kabid Pelayanan / SDM Sumiaty, Kabid Keperawatan Priston Sitanggang dan Kepala Instalasi Farizi, serta Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.Si.


Sementara, Ketua Harian Apindo Kota Tebing Tinggi Ir. Zainal Arifin Tambunan mengatakan, penyerahan bantuan APD ini merupakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para tim medis dalam menangani Covid-19 yang saat ini lagi mewabah. Adapun bantuan yang diberikan berupa Hand Sanitizer sebanyak 50 liter dan baju mantel 72 unit.

"Peralatan APD yang kita berikan terpaksa direalisasikan secara bertahap, karena barang APD tersebut dan kebutuhan lainnya sulit di dapat di pasaran saat ini," sebut Zainal.

Sebelumnya, Direktur RSUD dr. Kumpulan Pane Yonhly mengatakan, semoga bantuan dapat dipergunakan dengan baik, karena hal ini sangat dibutuhkan dengan kondisi saat ini," katanya.


"Terus terang, dalam memenuhi APD, para medis sudah sangat kelimpungan dan kami juga tidak mau kalau tenaga medis atau kesehatan di RSU ini tidak memproteksi dirinya," tutur Yonhly. Oleh karena itu, sama - samalah kita untuk menjaga diri dari Corvid-19 ini" himbau Yonhly.

Yonhly juga menyampaikan, bantuan masker dan hand sanitizer juga ada yang diperuntukkan bagi pasien.

Selanjutnya, Wali Kota melakukan peninjauan terhadap ruang isolasi yang telah dipersiapkan di RSUD Kumpulan Pane dan meminta agar dibuka dalam waktu 24 jam. (yus)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *