HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Direktorat Pol Airud Polda Sumut Gelar Vaksinasi massal 31 Tahun AKABRI 90 Mengabdi Untuk Negeri

By On Oktober 26, 2021

Medan Belawan 
Pada hari Selasa tgl 26 Oktober 2021 sekira pukul 08.00 wib bertempat di
Jalan Pulau Sinabang Kampung Kurnia  kelurahan  belawan Bahari kecamatan Medan Belawan, Direktorat Pol Airud Poldasu melaksanakan Vaksinasi Massal tahap Pertama kepada masyarakat yang bermukim di sana

Hadir dalam pelaksanaan vaksin massal tersebut Dir Pol Airud Polda Sumut Kombes Pol Dadan S.H, M.H beserta jajarannya, kadis kesehatan Lantamal I Belawan Letkol R.E Hutagalung, Lurah Belawan Bahari dan ketua HNSI Belawan Atan, kegiatan vaksinasi tersebut di dukung oleh Tim Vaksinator dari Bid Dokkes Polda Sumut,  tim vaksinator binaan Dit intelkam Polda sumut dan Tim vaksinator kesehatan Lantamal I Belawan.

Adapun sasaran dari giat vaksin tersebut adalah masyarakat Nelayan Pesisir Belawan dan sekitarnya. Masyarakat yang antusias mengikuti giat vaksinasi tersebut berjumlah 500 orang. Semua di data dan di masukkan dalam *Pcare Polri*. Adapun  Jenis vaksin yg di gunakan adalah Sinovac. Kegiatan vaksinasi berlangsung aman tertib dan berakhir pada pukul. 12.15 wib.

(E79)

“31 Tahun AKABRI’ 90” Mengabdi Untuk Negeri

By On Oktober 26, 2021

MEDAN - Untuk mencapai target 70 persen vaksinasi hingga akhir tahun di Indonesia, AKABRI alumni 1990 melaksanakan vaksinasi secara nasional. Kali ini, di Sumatera Utara,  AKABRI 90 dalam pengabdiannya selama 31 tahun untuk negeri dipusatkan di GOR USU Jl.Dr.Mansyur Medan, Selasa (26/10).

Sebanyak 5.100 dosis disiapkan dengan menurunkan Nakes 125 orang dari Dokkes Poldasu, Kesdam I/BB dan Dinkes Propinsi Sumatera Utara.

Vaksinasi yang dimulai pukul 09.00 wib difokuskan untuk usia pelajar (12 tahun) hingga SMU, disabilitas dan usia lanjut. Antusias masyarakat untuk mengikuti dosis pertama membuat lapangan bola GOR USU riuh namun berjalan tertip dengan Prokes yang ketat.

Hadir dalam acara “31 Tahun AKABRI’ 90” mengabdi untuk Negeri antara lain, Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Korsahli Kapolri Irjen Tom Sitohir,  Kabinda Sumut, Irwasda Poldasu Kombes Armia Fahmi, Kol Toto, Kolonel Andi  Rudi Priyatna Kusuma, KA BNN Propsu Brigjen Toga H Panjaitan dan lain-lain.

Selain Alumni Akabri 90, turut hadir Gubsu Edy Rahmayadi, Walikota Medan M.Bobby Afif Nasution, dan unsur Forkopimda.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan Akabri’ 90, 31 tahun mengabdi untuk Negeri dilaksanakan secara nasional yang dimulai sejak 23 hingga 27 Oktober 2021. Namun puncak acara dilaksanakan pada Selasa (26/10) yang langsung dibuka Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo secara live zoom.

“Untuk Sumatera Utara, dilaksanakan diseluruh Polres sejak 23 hingga 27 Okt dan hari ini dipusatkan di GOR USU live zoom keseluruh Polres jajaran Polda Sumut,” kata Panca Putra.
Panca mengatakan, 31tahun Akabri ’90 di Sumatera Utara dengan target sebanyak 120 ribu dosis, sementara vaksinasi yang dilakukan di GOR USU sebanyak 5.100 dosis.

“Target vaksinasi 31 tahun Akabri’ ’90 di Sumatera Utara sebanyak 120 ribu dosis sedangkan vaksin di GOR USU sebanyak 5.100 dosis,” jelasnya.

Disebutkan, target vaksinasi untuk Sumatera Utara hingga saat ini rata-rata masih 45 persen namun di 10 daerah masih berjalan 40 persen dan sebagaimana perintah presiden, sampai akhir tahun 2021 harus mengejar target 70 persen.

“Untuk mencapai target 70 persen hingga akhir tahun 2021, TNI-Polri terus memacu vaksinasi hingga ke pelosok desa dengan cara door to door, dengan dibantu pemerintah setempat,” ujarnya.

Dilanjutkan Panca, pihaknya akan menambah vaksinsasi ke setiap daerah yang belum mencapai target seperti kabupaten/Kota kawasan kepulauan Nias, Labuhan Batu dan daerah lainnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, hingga akhir Agustus 2021 jumlah terkonfirmasi di Sumatera Utara sebayak 20 ribu dan hingga Oktober 2021 naik menjadi 31 ribu lebih. Dalam hal ini, agar terus dilakukan edukasi.

Khusus Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seru Gubsu, agar tidak membuka kantin umum disekolah dan pembelajaran juga dibatasi.
Dalam kesempatan itu, Gubsu dan Kapoldasu melakukan tanya jawab secara zoom kepada petugas vaksinasi seperti dari Nias Utara, Nias Selatan dan Labuhan Batu Utara.

Kemudian, 31 Tahun Akabri’ ’90 pengabdian untuk negeri memberikan bantuan kepada keuarga anggota TNI-Polri yang meninggal akibat Covid-19 serta bantuan kepada sejumlah panti asuhan.


(E79)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Mpuh Sembiring Berlangsung Meriah

By On Oktober 26, 2021


Medan
Mpuh Sembiring menghadiri acara Maulid Nabi Mauhammad SAW 1443 H, masyarakat Serbajadi adakan Haflah Al - Qur'an bersama para Qori Internasional, Senin (25/10/2021).

Mpuh Sembiring turut menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H dengan tema" Kita Teladani Perjuangan Rasulullah dan Menjadikannya sebagai “Suri Tauladan untuk Membangun Peradaban”, Acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi oleh seorang Al - Ustadz dan tiga orang Qori. Satu diantara Qori yang mengisi acara ini yaitu Ustadz H. Darwin Hasibuan S.Pd yang merupakan Qori Internasional dengan segudang prestasi.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dengan lancar, para tamu terlihat sangat antusias dan menikmati setiap bagian dari acara ini.

Pada acara puncak, kata sambutan disampaikan oleh ketua panitia (Yusuf Gana Siregar) yang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini, termasuk sponsor, donatur, dan khususnya Ikatan Remaja Mesjid Al - Ikhlas (IRMA) Serbajadi sebagai panitia yang berperan paling besar dalam kesuksesan acara ini. 

Selain itu juga ada kata sambutan dari Kepala Dusun mengenai protokol kesehatan dan Ketua Bkm Mesjid Al - Ikhlas Serba jadi.”

Harapan kami untuk panitia agar kedepannya lebih meningkatkan lagi, acara selanjutnya bisa mencakup wilayah se kecamatan dan bisa lebih sukses lagi" kata Bapak Muhammad Yusuf Ginting selaku ketua BKM Mesjid Al - Ikhlas Serbajadi dalam kata sambutannya.

Gema bacaan Al - Qur'an sengaja dibuat mendominasi acara, dan mengharapkan para tamu khususnya para anak-anak generasi penerus agar lebih mencintai Al - Qur'an. Juga tausyiah yang di sampaikan oleh Ustadz H. Agus Rijal S.Hi M.Pdi mengenai sejarah sebelum Nabi dilahirkan sampai kehidupan Rasulullah, Sekaligus kuis yang dibuat oleh Ustadz kepada anak-anak, menambah keseruan acara puncak di malam hari. Serta pembagian hadiah yang membuat tempat acara dipenuhi dengan sorakan selamat dan tepuk tangan.

Mpuh Sembiring menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW diadakan sejak pagi hari yang dimulai dengan pembukaan acara perlombaan, adzan dll.

Selanjutnya, Panitia menjelaskan, Adapun yang diperlombakan diantaranya: Tilawah Al - Qur'an, hafalan surah pendek, adzan, dan mewarnai, dengan peserta lomba lebih dari 100 orang dan antusias yang luar biasa.

Sementara Mpuh Sembiring mengatakan, Acara Maulid Nabi Muhammad Saw diadakan perlombaan ini dibuat oleh pihak panitia bukan sekedar untuk membandingkan kemampuan para peserta, tapi tujuan yang paling utamanya adalah untuk memotivasi semangat dan juga meningkatkan niat untuk belajar membaca Al-Qur'an bagi para peserta dalam bidang keagamaan khususnya.

Acara Maulid Nabi Muhammad Saw ini sukses dilaksanakan dengan beberapa donatur yang membantu pendanaan acara, Minyak Kudus salah satu Brand Minyak Karo milik Mpuh Sembiring, dan menjadi satu - satunya Sponsor dengan memberikan peran yang cukup besar pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Ujarnya Mpuh Sembiring.”

(E79)

Mpuh Sembiring Memberikan Bantuan Minyak Kudus Melalui PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan

By On Oktober 25, 2021


MEDAN — Ketua PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Dedy Aksyari Nasution, ST., melalui Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Hendy Prayudi didampingi Direktur Utama (Pimpinan Umum) Bapak W. Badai (Pengurus PMKM Prima Indonesia DPC Kota). Medan, Senin (25/10/2021) Pukul : 14.15 Wib.

Selanjutnya, Ibu Litiwari Iman Gea salah satu Pedagang pasar gambir yang viral beberapa bulan yang lalu dihantam Preman (Benny) dan kawan-kawan yang saling lapor dan melaporkan.

Kedatangan Sekjend PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan kerumah Ibu Gea dengan memberikan Minyak Kudus Milik Mpuh Sembiring untuk kesembuhan ibu Gea.

Selanjutnya ibu Gea langsung semangat menyambut baik atas kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan ke kediamannya. 

Selanjutnya, Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan didampingi W Badai memberikan support dan bantuan Minyak Kudus Mpuh Sembiring, buat Ibu Gea. Ucapnya.”

Sambungnya, Ibu Gea mengatakan, saya saat ini belum sembuh. Saya sangat berterima kasih sekali atas kedatangannya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan ke kediamannya. Saya mengucapkan terimakasih untuk Mpuh Sembiring yang telah memberikan minyak Kudus milik Mpuh Sembiring, Ujarnya Ibu Gea.

(E79)

PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Jalin Silaturahmi Bersama Prof. Dr. Ir. Dzohar Arifin.

By On Oktober 23, 2021


MEDAN — Asosiasi PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan yang di pimpin oleh Bapak Dedy Aksyari Nasution, ST, yang diwakili oleh Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, Hendy Prayudi kembali jalin silaturahmi bersama Prof Dr. Ir. Dzohar Arifin Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. Medan, Minggu (24/10/2021). Pukul: 08.00. wib.

  Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Hendy Prayudi mengatakan, Terima kasih kepada bapak Prof. Dr. Ir. Dzohar Arifin DPR RI Komisi X Fraksi Partai Gerindra didampingi oleh bapak Fajar Nasution, Ucapnya.

   Selanjutnya, Bapak Prof. Dr. Ir. Dzohar Arifin menjelaskan, Saya sangat senang bisa bertemu bersama Sekjend PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Hendy Prayudi, Pahrijal, Dan W Badai Di  Warung Pos Kopi yang berada di Jalan Karya Wisata.

Sambung Bapak Prof. Dr. Ir. Dzohar Arifin, menyampaikan, saya sangat senang bisa bertemu bersama Sekjen dan para pengurus PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan.

W Badai menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada bapak Prof. Dr. Ir.  Dzohar Arifin, Karena telah mengundang PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan untuk makan bersama, dan sekaligus membahas tentang keseriusan untuk membantu pemasaran Produk Unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, Tegas nya Prof. Dr. Ir. Dzohar Arifin.

(E79)

Jumat Barokah, KSJ Deliserdang bagikan sembako dan kursi roda

By On Oktober 22, 2021

Deliserdang 
Dengan komitmen  kegiatan rutinnya, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Polresta Deliserdang lancarkan  kegiatan bakti sosialnya hingga ke pedalaman desa ataupun dusun  yang ada di Kabupaten Deliserdang.

Jumat (22/10/21) Kali ini KSJ Deliserdang memfokuskan  perhatiannya di  Musholla Nurul Hisna Jalan Cempaka Dusun  I Ds Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Gereja GKIN Solideo Gloria Gang Baru Dusun III No. 419 Desa Bakaran  Batu Kecamatan Lubuk Pakam dan ke rumah ibu Hairiah (55) di Jalan Sempurna Dusun I Desa Bakaran  Batu sebagai Penderita Kaki Gajah.

Mewakili Kapolresta Deli Serdang, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Julianto P.Sirait, SIK,SH, bersama Kabagsumda Polresta Deliserdang Kompol dr.Srimin Pinem,SH,MKn  dan turut juga pengurus KSJ Deliserdang, langsung  memberikan bantuan sembako kepada masyarakat di  Musholla Nurul Hisna Jalan Cempaka Dusun  I Ds Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, dan Gereja GKIN Solideo Gloria Gang Baru Dusun III No. 419 Desa Bakaran  Batu Kecamatan Lubuk Pakam.

Sementara, khusus untuk ibu Hairiah (55) di Jalan Sempurna dusun I desa Bakaran  Batu sebagai Penderita Kaki Gajah, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Julianto P.Sirait, SIK,SH, menyerahkan satu unit kursi roda.tak lepas ucapan terimakasih terdengar dari seorang ibu bernama Hairiah tersebut.

Dalam himbauan nya juga KSJ Deliserdang menyampaikan kepada masyarakat untuk menolak setiap paham radikalisme dan meningkatkan toleransi umat beragama serta tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Menyikapi ini  Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK,MH mengatakan " Kegiatan  Bakti sosial KSJ ini terus akan disalurkan kepada masyarakat di  setiap hari Jumat, yang bertujuan membantu beban masyarakat di masa sulit pandemi Covid 19, mari kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan menjalin silaturahmi yang baik guna terkendalinya situasi Kamtibmas yang Kondusif" ucapnya.

(E79)

Kapoldasu Perintahkan untuk tertibkan penyimpangan BBM

By On Oktober 21, 2021


MEDAN - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memerintahkan seluruh Kapolrestabes, Kapolresta dan Kapolres untuk melakukan penertiban terhadap setiap penyimpangan BBM

"Para Kapolrestabes dan Kapolres segera cek dan koordinasikan dengan pemilik SPBU diwilayahnya masing-masing untuk diketahui berapa DO yang diterima setiap hari," katanya melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (21/10).

Selain itu, Hadi mengungkapkan agar para Kapolres dan Kapolrestabes untuk menempatkan anggota melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas di SPBU apabila terjadi antrian.

"Lakukan penertiban setiap adanya penyimpangan BBM yang terjadi di SPBU. Seperti menjual atau membeli dalam kemasan jerigen di SPBU lalu ditampung dan jual kembali kepada masyarakat, Kemudian mengungkap adanya penimbunan BBM ilegal," ungkapnya.

Sebelumnya, Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terkait masalah kelangkaan BBM di Sumut.

Dari hasil koordinasi yang dilaksanakan pihak Pertamina
mengakui penyuplaian pasokan bahan bakar minyak (BBM) dibeberapa wilayah di Sumatera Utara terlambat

"Dari hasil rapat dengan pihak Pertamina memang supplai BBM di Sumatera Utara mengalami keterlambatan," kata Dir Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol John Nababan, Sabtu (16/10).

"Dan dari hasil penyelidikan tim di lapangan adanya keterbatasan stok di Depot Pertamina," sambung pria dengan pangkat 3 bunga melati emas di pundak tersebut.

John mengungkapkan, kelangkaan pasokan BBM di beberapa wilayah di Sumatera Utara karena keterlambatan dari tiga kapal pengangkut (tanker-red) dari Singapura dan Malaysia karena ada beberapa penyebab masalah teknis di lapangan.

"Sehingga pengiriman pasokan BBM melalui tiga kapal tanker yakni Kapal
Bintang Samudera, Champion dan Rosadini, mengalami keterlambatan mengantar BBM ke Pelabuhan Belawan," ungkapnya.

John menerangkan, pihak Pertamina mengaku ketiga kapal tanker yang membawa BBM telah bersandar di Pelabuhan Belawan. 

"Nantinya pasokan BBM ini secepatnya dikirimkan Pertamina ke SPBU di Sumut agar masyarakat tidak mengantri untuk mendapatkan BBM. Mudah-mudahan kedepannya pasokan BBM akan stabil keberadaan di wilayah Medan dan sekitarnya," pungkasnya.

(E79)

Ditresnarkoba Polda Sumut Gagalkan Peredaran 21,65 Kg Narkotika Jenis Sabu

By On Oktober 21, 2021


Medan 
Personel Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) mengagalkan peredaran 21,65 kilogram (kg) sabu dengan menangkap dua tersangka dari dua lokasi berbeda

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan penangkapan dua tersangka tersebut. Hadi menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka pertama AI (36) yang dilakukan pada 12 Oktober 2021 di Jalan Lembaga Permasyarakatan Desa Kampung Lalang, Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang

"Petugas menangkap tersangka pertama kemudian dilakukan pengembangan untuk menangkap tersangka-tersangka lainnya", ujar Hadi

Setelah dilakukan pengembangan, Hadi menjelaskan bahwa petugas bergerak cepat menangkap tersangka lainnya yaitu RR (29) di Jalan Sei Mencirim  Desa Medan Krio Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang

Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 (satu) buah koper warna kuning didalamnya terdapat 11 (sebelas) bungkus plastik teh warna kuning yang bertuliskan tulisan cina yang berisikan sabu seberat 11 (sebelas) kg dan 1 (satu) buah tas warna hitam didalamnya terdapat 9 (sembilan) bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina didalamnya berisikan sabu seberat 9 (sembilan) Kg

Petugas turut memerika isi lemari pakaian tersangka RR dan ditemukan 1 ( satu ) bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina berisikan  sabu seberat 950 (sembilan ratus lima puluh) gram dan 1 (satu) bungkus plastik klip tembus pandang yang didalamnya berisikan sabu seberat 700 (tujuh ratus) gram.

"Jadi total barang bukti sabu yang disita petugas seberat 21,65 kilogram" lanjut Hadi

Lanjut Hadi menuturkan, kedua tersangka dijanjikan upah masing-masing sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) / Kg oleh salah satu tersangka lainnya inisial H yang saat ini berstatus DPO

“Barang bukti sabu itu didapat dari seseorang berinisial H yang berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang)," ujar Hadi.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

(E79)

Polrestabes Medan Sita 23 Kg Sabu dan 1 Senpi, 8 Pelaku Berhasil Ditangkap, Salah Satunya Perempuan

By On Oktober 20, 2021


Medan – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, S.H., S.I.K., M.SI memimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Narkotika Di Polrestabes Medan. Rabu (20/10/2021)

Kapolrestabes Medan menyampaikan pada awalnya Personel Sat Narkoba menangkap seorang pria berinisial SK (22) di Jalan Sidomulyo, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Kamis (16/9/2021).

Barang bukti yang diamankan sebanyak 0,13 gram. Setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali menangkap seorang pria berinisial GS (43) di Sunggal.

Dalam penangkapan tersebut, satu rekannya GS berinisial MJ (26) melarikan diri. Dari tangan GS, polisi menyita 1 kg sabu, uang tunai Rp 100.000, dan sepeda motornya. Sementara itu, rekannya, MJ, ditangkap pada 30 September 2021.

Riko menuturkan, pada tanggal 30 September, ada tiga orang lainnya yang dibekuk di lokasi berbeda. Salah satunya seorang perempuan berinisial SNU (30), ditangkap di Jalan HM Said, Kecamatan Medan Timur dengan barang bukti 3,91 gram sabu.

Kemudian, HS (26) diamankan di Jalan Sei Mencirim dengan barang bukti 2,02 gram dan IS (47), diamankan di Jalan Kompos, Kecamatan Medan Sunggal, dengan barang bukti sabu seberat 9,12 gram

“Dari tersangka IS, juga diamankan satu pucuk senjata api jenis revolver, 17 butir amunisi dan uang tunai Rp 41,9 juta,” katanya.

Selanjutnya pada 11 Oktober 2021 dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB Jalan Perkebunan, Kelurahan Sei Bulai, Kabupaten Batubara, polisi berhasil menangkap dua tersangka berinisial FS (42) dan EA (38).

“Didapatkan barang bukti ada 1 karung goni berisi 22 bungkus kemasan teh China berisi narkoba jenis sabu seberat 22 kg di dalam 1 unit mobil Toyota Avanza,” katanya.
Pelaku FS mengaku baru satu kali menjadi kurir. Dia diberi upah Rp 5 juta per kg. “Jadi kalau 22 kg, sekitar Rp 110 juta honor FS. Dari pemeriksaan, sabu ini akan diperjualbelikan di Kota Medan,” katanya.

Dalam kasus ini, delapan tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan 2 subs 112 ayat 1 jo Pasal 132 UU RI No 35/2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati.

(E79)

Satresnarkoba Polres Simalungun Tangkap Bandar Shabu Di Batu VII

By On Oktober 20, 2021

Simalungun - Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun  kembali mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Simalungun dan menangkap AS alias Dika (30) terduga pelaku seorang bandar / pengedar narkotika jenis shabu di Simpang Mayat, Nagori Timuran, Kecamatan Dolok Hataran, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Selasa (19/10/2021) sekira pukul 14.00 Wib

AS alias Dika merupakan warga Jalan Asahan, Depan Lapas Batu VII, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Dari tangan pelaku, petugas Sat Narkoba Polres Simalungun berhasil mengamankan sedikitnya 1,34 gram narkotika jenis shabu.

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto S.ik, SH, MH melalui Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Adi Haryono S.H membenarkan atas penagkapan tersangka pengguna Narkotika Jenis Sabu. Pelaku berhasil diamankan AR alias Dika (30)

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Adi Haryono S.H menjelaskan kronologis penangkapannya

Pada sekitar bulan Oktober 2021, diterima laporan / informasi dari warga masyarakat yg menginformasikan dugaan ada seorang laki2 sebagai pengedar / bandar narkoba yg bernama panggilan Dika di daerah Jalan Asahan, tepatnya di sekitar depan Lapas Batu VII.

Menindaklanjuti laporan / informasi tersebut, Team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Simalungun yang dipimpin oleh Kanit II Ipda Rudi Hartono melakukan penyelidikan, kata AKP Adi Haryono S.H

Setelah beberapa hari dilakukan penyelidikan, pada hari Selasa, tanggal 19 Oktober 2021, sekitar pukul 14.00 WIB, tepatnya di Simpang Mayat, Nagori Timuran, Kecamatan Dolok Hataran, Kabupaten Simalungun, Team melihat seorang laki - laki yang dicurigai sesuai informasi yang diterima. 

Selanjutnya Team langsung mengamankan laki - laki tersebut yang mengaku bernama Dika. Lalu Team melakukan penggeledahan badan dan pakaian Dika dan ditemukan di kantong celananya berupa 1 (satu) bungkus kotak rokok merk Sampoerna yang berisi 8 (delapan) bungkus plastik klip transparan yang berisi diduga narkotika jenis shabu dan BB lainnya (sesuai dalam daftar BB), ungkapnya

Selanjutnya Team melakukan interogasi terhadap Dika. Pelaku menerangkan bahwasanya diduga narkotika jenis shabu tersebut adalah miliknya untuk dijualnya kembali dan barang haram tersebut diperoleh dari seorang laki - laki yang bertemu di daerah simpang Gambus, Kabupaten Batu Bara. Dika juga menerangkan sudah sekitar 2 bulan mengedarkan shabu.

Barang Bukti yang diamankan 8 (delapan) bungkus plastik klip transparan yang berisi diduga narkotika jenis shabu2 dgn berat brutto 1,34 gram, 1 (satu) bungkus kotak rokok merk Sampoerna, 1 (satu) unit HP android warna hitam merk Vivo dan Uang hasil penjualan sejumlah Rp. 300.000.

Kemudian Team Opsnal Sat Res Narkoba mengamankan Tersangka dan BB untuk dilakukan pengembangan dan proses sidik selanjutnya.

(E79)

Kapolri Tegaskan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

By On Oktober 20, 2021


JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan vaksinasi, bakti sosial, dan Launching desa 100 persen kekebalan komunal yang diselenggarakan oleh Akabri 1999 Peduli di Gedung Satya Haprabu Korps Brimob Polri, Depok, Rabu (20/10/2021).

Sigit menyampaikan apresiasi kepada alumni Akabri 1999 yang menggelar akselerasi vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap Covid-19. Menurut Sigit, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut. 

"Semua bisa berjalan apabila soliditas dan sinergitas bisa kita bangun dan pertahankan. Saya sampaikan terima kasih Akabri 99 yang telah menunjukan kekompakkannya untuk bekrontribusi. Ini tradisi baik yang harus dilanjutkan," kata Sigit dalam tinjauannya. 
 
Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kepada jajaran TNI-Polri dan lapisan masyarakat lainnya untuk terus membantu Pemerintah dalam urusan vaksinasi. Kerja keras dengan saling bergandengan tangan itu, kata Sigit, untuk mewujudkan target vaksinasi sebesar 70 persen, dengan target harian dua juta dosis per hari. 

"Sebagaimana kita ketahui bahwa Pemerintah dalam hal ini Pak Presiden terus mendorong, untuk kita semua khususnya TNI-Polri untuk bisa bantu kerjasama dengan seluruh stakeholder wujudkan vaksinasi, dengan target dua juta dalam waktu satu hari," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI, Polri, relawan, Pemda, tenaga kesehatan dan unsur masyarakat lainnya, lantaran target vaksin dua juta per hari telah terwujud. Meski begitu, Ia meminta agar terus berusaha maksimal dalam melakukan akselerasi vaksinasi.

"Tentunya pencapaian 2 juta satu hari dalam kurun waktu itu kurang lebih satu bulan ini ada 4 kali. Tanggal 14 kemarin kita sudah masuk di angka 2.250.000. Jadi ini adalah keberhasilan kita semua. Ini tentunya harus kita lanjutkan target pencapaian karena memang harapan Pak Presiden, bagaimana kita mewujudkan vaksinasi 70 persen masyarakat," Ucap Sigit.

Sigit menyatakan, dengan adanya progres tersebut, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara dalam hal pencapaian pengendalian laju pertumbuhan virus corona. 

Lebih dalam, Sigit menyatakan, dengan adanya pengendalian Covid-19 tersebut, Indonesia telah mampu menyelenggarakan event nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua beberapa waktu lalu. Sehingga, Sigit menyakini bahwa, Indonesia juga akan siap menghadapi agenda internasional yang akan berlangsung di negeri ini. 

"Saat ini kita sudah mulai laksanakan kegiatan bersifat nasional. Beberapa waktu lalu di Papua, bulan November akan ada kegiatan internasional yaitu Superbike. Setelah itu ada kegiatan lain yang bersifat internasional di Bali dan juga kegiatan G-20. Ini semua bisa terlaksana apabila laju pertumbuhan Covid-19, bisa kita tanggulangi kendalikan dengan baik," papar Sigit.

Sebab itu, Sigit berharap, percepatan vaksinasi akan terus dilakukan secara maksimal kedepannya. Pasalnya, vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk mendukung segala kegiatan yang diselenggarakan di Indonesia. 

Selain vaksinasi, menurut Sigit, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah melalui dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara kuat. Apalagi, saat ini Pemerintah telah menurunkan level asesmen di beberapa wilayah Indonesia.

Dengan menurunkan level itu, Sigit menjelaskan, tentunya akan diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat di sentra ekonomi hingga diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jika hal itu tak diiringi dengan prokes yang kuat, maka potensi laju pertumbuhan Covid-19 bisa kembali mengalami peningkatan. 

"Kuncinya adalah bagaimana akselerasi vaksinasi bisa kita laksanakan di akhir tahun untuk pencapaian target yang ada. Dan tentunya bagaimana menjaga masyarakat agar tetap laksanakan prokes. Sehingga para saat mulai dikendorkan dengan beberapa asesmen level yang diturunkan dimana kemudian terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, maka laju pertumbuhan penularan bisa dikendalikan. Dengan laksanakan prokes secara kuat, itu kita pertahankan," tutur Sigit.

Untuk diketahui, kegiatan Akabri 1999 Peduli ini diselenggarakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia mulai tanggal 6 sampai dengan 20 Oktober 2021 dengan beberapa agenda kegiatan yaitu vaksinasi, bakti dosial dan launching desa 100 persen kekebalan komunal.

Acara ini juga sekaligus melaunching program Desa 100 persen kekebalan komunal dan Madrasah Presisi Raudatussibiyan. Serta penyerahan bantuan dua unit mobil kepada Guru Madrasah Presisi Raudatussibiyan.

(E79)

Komnas HAM Apresiasi Keterbukaan Polri Tangani Kasus di Tanah Air

By On Oktober 19, 2021

 JAKARTA- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi keterbukaan yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik di Tanah Air. Bahkan, penindakan yang dilakukan Polri tidak hanya sebatas sidang etik terhadap anggota yang melanggar tapi juga sudah sampai pada penindakan hukum.
 
“Secara umum saya melihat tingkat kepercayaan publik terhadap pengawasan internal kepolisian sudah semakin bagus dan membaik,” kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam diacara penguatan pengawasan HAM di Tanah Air antara Polri dan Komnas HAM di Jakarta, Selasa (19/10/2021).
 
Pihak Mabes Polri diwakili oleh Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.  Kedatangan Ferdy Sambo sekaligus untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja di institusi Bhayangkara, termasuk memperbaiki sejumlah kekeliruan yang mungkin saja dilakukan aparat kepolisian kepada masyarakat saat bertugas di lapangan.
 
Menurut Anam, Polri melalui Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo tidak hanya menyampaikan perkembangan terbaru berbagai kasus yang sedang ditangani, termasuk pula fakta dan langkah penanganan selanjutnya. Dikatakannya, keterbukaan yang dilakukan Polri penting untuk saling membangun akuntabilitas kedua institusi (Polri dan Komnas HAM) dalam mengawasi jalannya penegakan hak asasi manusia di Tanah Air. "Ini merupakan suatu semangat yang bagus dan kami apresiasi serta menghormatinya," ujar Anam.
 
Dia mengatakan Komnas HAM menyambut baik keterbukaan yang dilakukan oleh Polri. Sebab, hal itu menjadi salah satu kunci untuk memastikan pelayanan oleh negara semakin bagus. “Dalam konteks Komnas HAM, ini bagian dari akuntabilitas dan bagi kepolisian ini adalah program presisi," tandasnya.
 
Pada pertemuan tersebut, Anam juga menyampaikan bahwa Polri menerangkan perkembangan terbaru berbagai kasus yang sempat viral di Indonesia. "Kami diberi update kasus Tangerang, kasus di Luwu dan sebagainya," tutupnya.
 
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menegaskan bahwa komitmen Polri untuk tetap menjaga penegakan HAM dalam pelaksanaan tugas serta wewenang yang dilakukan setiap anggota di lapangan. Hal itu sejalan dengan gagasan yang diusung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (presisi).
 
Di samping itu, reformasi di tubuh Bhayangkara juga masih terus berjalan. Hal itu terutama dilakukan di internal Polri. Untuk mencapai reformasi yang didambakan, Polri terbuka dan menerima setiap masukan dari semua pihak guna memperbaiki internal kepolisian. "Dengan demikian diharapkan polisi semakin transparan, akuntabilitas dan profesional dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat," ujarnya.

(E79)

Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar !

By On Oktober 19, 2021


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya. 

Sigit menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan. 

"Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah menciderai kerja keras dan komitmen dari personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja secara maksimal untuk masyarakat. 

Sigit mencontohkan kerja keras dan perjuangan anggota Polri yang positif adalah dengan berjibaku melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Diantaranya, memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, melakukan akselerasi vaksinasi dan memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan baik. 

Oleh karena itu, Sigit berharap dengan adanya tindakan tegas kepada oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Mengingat, kelakuan dari oknum tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.

"Saya tidak mau kedepan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang cape yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Disisi lain, Sigit memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah berjuang dan bekerja keras yang menjaga nama baik institusi, serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap, perilaku oknum tersebut tak mengendorkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini. 

"Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat dan yakini apa yang dilakukan dilapangan benar sesuai SOP. Namun bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, maka saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas," ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, kedepannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan harus mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas. 

"Jadi lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas dilapangan sebagaimana SOP yang berlaku. Itu semua ada ukuran," tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan kritiknya. Menurutnya, semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan dan kemajuan Polri. 

Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya. 

"Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik," tutup Sigit.

(E79)

Pelaksana Tugas Camat Medan Selayang Arogansi, Dan Melebihi Kewenangan Walikota Medan.

By On Oktober 19, 2021

Medan — Kebijakan sepihak datang dari Sekcam selaku Plt. Camat Medan Selayang telah merisaukan masyarakat yang berdomisili dan membutuhkan akses Jalan Setia Budi Medan.  Bahkan, susah melampaui kewenangannya, yang seyogyanya menjadi kewenangan Dishub Kota Medan dan Polantas yang harus didasari pertimbangan serta alasan hukum yang kuat.
Medan, Selasa (19/10/2021).

    Setelah itu, ingat Jalan Setia Budi termasuk jalan primer yang bisa menghubungkan ke jalan-jalan sekunder, dan akses warga yang berdomisili disekitarnya.

    Dampak dari tindakan sepihak Plt Camat Medan Selayang yang tanpa sosialisasi ke warga dan ternyata belum mendapat persetujuan dari atasannya ini, telah menimbulkan kemacetan dan terjadinya beberapa laka lantas. Disamping protes warga yang merasa dirugikan atas kebijakan otoriter Plt.  Camat Medan Selayang sepihak ini. Protes ini diungkapkan warga, namun tidak digubris petugas yang tidak mau disebukan namanya dengan dalih kami cuma diperintah Plt. Camat dan Manik Kasi Trantib Kecamatan. 

   Riono dan Enceng, warga dan pedagang disekitar kawasan tersebut yang di wawancarain awak media mengungkapkan, masyarakat ini udah susah, jangan lagi disusahin dengan jalan-jalan ditutup, memutar cukup jauh.  Kenapa daerah putaran pulau jalan saja yang ditutup. Kenapa harus persimpangan, Camat ini sudah terlalu arogan. Sudah tak ada membantu rakyat di pandemi ini, malah nyusahin rakyat, pungkas Triono dan Enceng, warga sekitar jalan yang ditutup. 

     Kekesalan hal senada juga diungkapkan Ginting, warga jalan Setia Budi Pasar 1, yang protes akan tindakan tersebut. Ginting Mengungkapkan, apalagi penutupan ini tidak ada pemberitahuan dan batas waktu,  diperparah pembatas / roadbarrier buatan dari tong dan bambu yang bisa membahayakan pengendara, apa mereka mau tanggung jawab, ujarnya ke awak media. 

    Kebijakan tersebut sangat bertolak belakang dengan rencana kebijakan Walikota Medan Bobby Nasution atas keberhasilan Medan mecapai keberhasilan PPKM Level 2 yang memulai kembali segala aktivitas warga secara prokes. Karena memperhatikan surat Plt  Camat Medan Selayang tanggal 16 oktober 2021 ternyata masih sebatas usulan yang belum mendapat petunjuk tertulis lebih lanjut atas usulan tersebut baik dalam surat keputusan atau kebijakan resmi. Hal ini juga dipertanyakan warga kepada petugas, Sinaga mempertanyakan apa dasar dan mekanisme waktu penutupan jalan tersebut,  hingga jalur lurus juga sempat ditutup, apa gak kasihan sama mereka yang mau kembali ke kediamannya. Kenapa kawasan akses ke setia budi indah tidak ditutup juga, jangan diskriminasi lah, pungkasnya, kepada petugas dan awak media.

    Ironisnya lagi, penutupan jalan tersebut telah menimbulkan keputusan diskriminasi menurut warga. Karena hanya menutup Persimpangan Pasar 6, Pasar 1, Pasar 2, Pasar 3 Jl. Setia Budi.  Sementara itu, Persimpangan jalan menuju Perumahan Setia Budi Indah dibiarkan terbuka. Sikap kebijakan diskriminasi ini sangat melukai hati warga yang merasa dibedakan bagaikan warga medan kelas lebih rendah dari warga perumahan setia budi indah, ucap warga setempat.”

   Sementara itu, Tindakan dan kebijakan Plt Camat medan selayang ini menuai kontroversi warga sekitar, sangat disayangkan datang dari tokoh pemuda setempat,  Ucam dan Retno menyatakan ke awak media, seharusnya Plt Camat Medan Selayang dan Pemko Medan seyogyanya peka dengan situasi ini, bukan malah sesuka hati menutup jalan dengan alasan Covid-19, medan kan sudah level 2, dan Walikota Medan juga sudah berjanji akan memperlonggar segala aktivitas warga. 

    Janganlah masyarakat dipersulit dan di rongrong. Bereskan saja Kesemerawutan tonggak dan plang yang banyak mengganggu akses troroar jalan, parit-parit yang jorok dan kotor, setelah itu jangan lupa tumbuhan-tumbuhan dan sampah yang ada di jalan tolong dirapikan dan dibersihkan. 

    Selanjutnya warga mengatakan, Jangan bolak-balik tutup jalan, pohon-pohon ditebang, Kemudian tanam lagi. Nampak kali proyeknya, Bawalah medan ini dalam perubahan yang bisa menyejukkan warganya, ujar mereka. 

    Seyogyanya Walikota Medan Bobby Afif Nasution, harusnya bisa meninjau ulang kembali kapasitas Camat Medan Selayang dan kompetensi Plt Camat Medan Selayang, dan juga Kasie Trantib nya, Ujarnya.”

   Selanjutnya, petugas yang menutup jalan bukanlah petugas yang berwenang, yaitu kumpulan Kepala Lingkungan setempat.

   Selanjutnya, Warga setempat mengatakan, Pejabat Kasi Trantib bersama Camat Medan Selayang tidak ada kelihatan batang hidungnya sama sekali, Ketika hendak dimintai konfirmasi, sampai berita ini di terbitkan. Karena penutupan tersebut tidak diketahui mulai tanggal dan sampai tanggal berapa.... ? 

Bahkan diluar jam ketentuan yang diusulkan Oknum Camat Medan Selayang Jam 18.00 wib. Bahkan jam 12.00 pun ditutup.

(E79)

Polda Sumut Selidiki Penyebab Kematian Tahanan Narkoba

By On Oktober 18, 2021


Medan-Polda Sumut menurunkan Tim Gabungan untuk mendalami penyebab kematian tahanan Narkoba Polres Taput atas nama Daniel Silitonga

Kapolres Tapanuli Utara AKBP. Ronald Sipayung, SH, SIK, MH dihadapan awak media, Senin (18/10) mengatakan saat Ini Tim Gabungan Polda yang terdiri dari Propam, Bagian Wasidik Narkoba, Laboratorium Forensik dan Rumah sakit Bhayangkara saat ini tengah Mendalami penyebab kematian seorang Tahana Narkoba di Polres Tapanuli Utara.

"Bapak Kapolda telah menurunkan team untuk menyelidiki penyebab kematian dan bagaimana proses saat penangkapan tersangka", ucapnya

Kapolres Taput segera merespon dengan cepat kasus kematian Tahanan Narkoba dengan mendatangi keluarga dan menjumpainya di rumah duka serta mendengarkan keberatan pihak keluarga atas meninggalnya Daniel Silitonga

Kapolres mempersilahkan Pihak keluarga Daniel Silitonga untuk membuat laporan pengaduan di Propam Polres Taput pada hari Jumat tgl 15 Oktober 2021 terkait kecurigaan atas meninggalnya Daniel Silitonga

"Pemeriksaan oleh Tim dari Polda saat ini masih berjalan. Sudah ada 11 yang diminta klarifikasi dan keterangan diantaranya 5 penyidik Polri, 2 petugas jaga tahanan dan 4 orang teman dalam satu blok sel Daniel Silitonga. Hari ini 4 orang pihak keluarga Alm. Daniel Silitonga juga sedang dimintai keterangan", jelas Kapolres Taput

Lanjutnya, jika terbukti ada ketidakprofessionalan anggota Polres Taput dalam penanganan perkara maka akan dilakukan dan diberikan tindakan tegas terhadap oknum anggotanya.

"Atas nama pimpinan Polda Sumut dan Polres Taput kami menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya Daniel Silitonga. Percayakan kepada Polri proses penanganannya dan tentu secara terbuka akan kita sampaikan kepada keluarga", ucap Kapolres Taput

Ditempat yang berbeda Kabid Humas Polda Sumut membenarkan bahwa Tim bekerja Untuk menjawab berbagai keraguan pihak keluarga dan publik.

"Tim Propam Polda dan Bagian wasidik akan bekerja dengan transfaran, memastikan apakah penyidik betul-betul sudah menjalankan SOP nya sebagaimana Perkap 6 tahun 2019, kita tunggu hasilnya ya," Pungkas Hadi.

(E79)

Cabut Laporan, Polres Siantar Hentikan Perkara Oknum Polisi Laporkan Anaknya

By On Oktober 18, 2021

SIANTAR - Kepolisian Resort (Polres) Pematangsiantar mengentikan kasus perkara Ipda Pitra Jaya yang melaporkan anak kandungnya berinisial MFA (16).

"Ipda Pitra Jaya resmi mencabut laporannya. Oleh karena itu kasusnya dihentikan," kata Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binaga Siregar didampingi Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto, saat meliris kasus anggota Polri melaporkan anak kandungnya, Senin (18/10).

"Dengan adanya pencabutan pengaduan dari Pitra Jaya dan demi untuk mendapatkan kepastian hukum saya Kapolres Pematangsiantar memerintahkan Sat reskrim untuk melakukan gelar perkara dihentikan penyidikan tersebut," sambung Boy.

Sementara itu, Polres Pematangsiantar merespon tentang kejadian viral kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Yusmawati serta MFA dengan melaporkan Pitra Jaya sebagai ayah kandung yang saat ini posisi kasus berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

"Kita masih menunggu hasil penelitian dari Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pematangsiantar," ungkap Boy.

Pada kesempatan itu, Pitra menerangkan kejadian itu berlangsung medio Desember 2020. Ketika itu ia datang ke rumah mantan istrinya dan berniat mengambil galon air isi ulang. Namun di sana, ia berseteru dengan anaknya MFA dan terlibat perkelahian dan berakhir saling lapor. MFA didampingi ibunya,Yusmawati Dalimunthe melapor ke Polda Sumut, sementara saya membuat laporan ke Polres Siantar. 

"Status saya sudah tersangka, dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pematang Siantar," terangnya sambil menangis menyatakan cabut laporan terhadap anaknya

"Saya tidak berniat memenjarakan MFA dengan laporan tersebut. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa saya juga terkena pukul," sebutnya.

Pitra menyebutkan, pencabutan laporan dilakukan dengan sejumlah pertimbangan termaksud MFA merupakan anak laki-laki satu-satunya. 

"Saya mencabut laporan saya pada 18 Oktober 2021. Adapun alasan saya adaah dari hati nurani saya paling dalam. Bahwasanya MFA adalah anak kandung saya. Laki-laki satu-satunya, saya berharap dia sukses meraih cita-citanya," sebutnya l 

Pitra menambahkan, statusnya Polda Sumut sampai saat ini masih berjalan dan akan memasuki masa persidangan.

Kanit Intelkam Polres Siantar itu mengaku akan mempertanggungjawabkannya sesuai laporan mantan Istrinya tersebut. "Saya akan mempertanggungjawabkan perbuatan saya," pungkasnya.

(E79)

Polda Sumut Tempo 24 Jam Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis

By On Oktober 18, 2021

MEDAN - Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu dalam tempo 24 jam berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis di Labuhanbatu utara.

Dalam pengungkapan itu, Tim Jatanras mengamankan seorang tersangka berinisial  AN (30) karyawan swasta dikediamannya.

"Tersangka ditangkap karena melakukan Pemerkosaan dan pembunuhan terhadap ibu rumah tangga (IRT) berinisial S di Perumahan PT HSJ, Desa Sidomulyo, Kabupaten Labuhanbatu," kata Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Senin (18/10).

Dijelaskannya, kasus pembunuhan itu terjadi pada Kamis (14/10) lalu. Pelaku awalnya masuk ke dalam rumah untuk mencuri barang berharga milik korban. 

"Saat berada di dalam rumah pelaku melihat korban dalam kondisi tidak memakai celana dalam langsung melakukan tindak perkosaan," jelasnya.

Seteah Puas melampiaskan nafsu bejatnya, Tatan mengungkapkan pelaku pun meminta sejumlah uang dan meminta perhiasan kepada korban karena permintaan itu tidak dituruti pelaku langsung membunuh korban dengan parang yang telah disiapkan.

"Usai membunuh pelaku pun membawa kabur uang dan perhiasan milik korban. Pelaku membunuh korban agar tidak diketahui warga lainnya karena bertetangga dengan korban," ungkapnya.

Tatan mengungkapkan, Tim Buser Labuhanbatu dibantu Jatanras Polda Sumut bergerak cepat menyelidiki laporan adanya penemuan
mayat di dalam rumah bersimbah darah

"Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan informasi yang dikumpulkan Tim berhasil mengidentifikasi Pelaku dan dalam tempo 24 Jam dapat menangkap pelaku di Desa Sidomulyo, saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawan dan hendak melarikan diri, sehingga kita berikan tindakan tegas untuk melumpuhkan." ungkapnya.

Sementara itu pelaku mengakui nekat melakukan pembunuhan karena butuh uang untuk membayar utang.

"Atas perbuatannya terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup," pungkasnya.

(E79)

PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Memiliki Produk Unggulan “Rujak Uleg Simpang Jodoh Punya Ibu Nova

By On Oktober 16, 2021

MEDAN — Ketua PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Dedy Aksyari Nasution ST, menjelaskan, kalau Ibu Nova ini adalah salah satu Owner “Rujak Uleg Simpang Jodoh”,  dan juga sebagai pengurus PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan menjual produk unggulannya seperti Bumbu Rujak Uleg, Buah-buahan segar, dan juga menjual Kue Bolu untuk acara “Ulang Tahun,” Medan, Sabtu (16/10/2021).

Ibu Nova adalah Owner Rujak Uleg Simpang Jodoh, dan juga menjual bumbu Rujak Uleg Simpang Jodoh asli buatan Ibu Nova rasanya cukup enak dan buah-buahan yang segaaaar dengan harga terjangkau.

Dedy Aksyari Nasution, ST, mengatakan, Ibu Nova adalah anggota PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan menjual Kue Bolu, Bumbu Rujak Uleg Simpang Jodoh dan juga menjual Buah-buahan yang segaaaar, dengan harga terjangkau, Ujar nya.”

Dedy Aksyari Nasution, ST, menjelaskan, masih banyak lagi produk unggulan yang di miliki PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, Sbb:
- Rujak Uleg Simpang Jodoh, dan Kue Bolu, 
- Bandrek Klinik,
- Minyak Kudus, Ma'jun milik Mpuh Sembiring.,
- Mokbang Kerang Beserak, dan Madu Akar (Pahrijal). Semua produk unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan dengan harga terjangkau, dan Higienis.

Ibu Nova menambahkan, saya juga menjual Kue Bolu, Bumbu Rujak Uleg Simpang Jodoh, dan juga Buahnya yang Segaaaar dengan harga terjangkau.
Ayo rekan-rekan, mari bawa keluarga kita untuk merasakan masakan Ibu Nova dalam membuat Kue Bolu, dan juga Bumbu Rujak Uleg Simpang Jodoh sama buahnya yang segaaaar.

Selanjutnya Ibu Nova mengatakan, saya bangga bisa bergabung bersama PMKM Prima Indonesia (Pengusaha Mikro Kecil Dan Menengah) DPC Kota Medan, Tegasnya.

(E79)

PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Jalin Silaturahmi Bersama Panit Reskrim Polsek Medan Area.

By On Oktober 14, 2021


MEDAN — Asosiasi PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, yang dipimpin Ketua DPC PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Bapak Dedy Aksyari Nasution ST., Melalui Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Hendy Prayudi, Didampingi Wa Sekjen, Junaidi Syahputra Dan W. Badai melaksanakan silaturahmi bersama Panit II Reskrim Polsek Medan Area Robah Tarigan, SH, MH kamis, Medan (14/10/2021).

Iptu Robah Tarigan SH MH., mengatakan, saya sangat senang atas kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan hadir ke Mako Polsek Medan Area sekaligus membeli Produk unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan yaitu membeli 2 Botol Bandrek Klinik unggulan punya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan.

Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Menyampaikan, terimakasih kepada Bapak Panit Reskrim Polsek Medan Area telah menerima dengan baik kedatangan kami ke Mako Polsek Medan Area, Ucapnya.”

Ditempat terpisah, Bapak H. M. Subandi ST., menjelaskan, saya sangat mendukung kerja Polsek Medan Area karena sudah menerima kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan ke Mako Polsek Medan Area, terutama buat Kapolsek Medan Area Kompol. Faidir Chaniago,SH., MH., dan beserta Jajarannya telah membeli produk unggulan punya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, tegasnya.”

Iptu Robah Tarigan SH MH sangat mendukung produk unggulan punya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan terutama Bandrek Klinik, Minyak Kudus, Ma'jun, Dan Madu Akar. Semoga PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan sukses selalu dalam bidang pemasaran produk unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, ujarnya.”

Panit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Robah Tarigan SH MH., langsung mencoba produk unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan dengan mencoba minum Bandrek Klinik unggulan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan.

(E79)

Kapolri Tekankan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi Presiden Jokowi

By On Oktober 13, 2021

Jakarta - Ketua MPR Bambang Soesatyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akabri 89 di Gedung Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021).

Dalam kegiatan yang masih dalam rangka HUT TNI ke-76 dengan tema 'Pengabdian 33 Tahun TNI-Polri AKABRI 89' itu, mereka juga menyempatkan secara langsung untuk menyapa Kodam V/Brawijaya dan Kodam VI/Mulawarman secara virtual. 

Sigit menekankan, Indonesia sempat mengalami laju pertumbuhan Covid-19 yang cukup tinggi. Namun, kata Sigit, saat ini kasus aktif harian telah mengalami penurunan drastis berkat kerja keras dan soliditas penanganan Pandemi virus corona dari TNI, Polri, Pemda, Dinas kesehatan dan seluruh stakeholder.

"Alhamdulilah berkat kerja keras seluruh rekan-rekan semua khususnya TNI-Polri hari ini kasus harian kita sudah dibawah seribu dan ini berkat kerja keras dan soliditas TNI-Polri dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam hal ini Dinkes, relawan dan seluruh rekan-rekan yang tergabung dalam menghadapi Pandemi Covid-19," kata Sigit dalam tinjauannya. 

Disisi lain, mantan Kapolda Banten ini juga memaparkan bahwa Indonesia telah melampaui 150 juta suntikan vaksinasi. Hal itu berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, Ia berharap, akhir tahun nanti suntikan vaksin di Indonesia bisa mencapai angka 200-250 juta. 

Sigit juga menyebut, berkat kerja keras dari seluruh pihak yang mendukung kebijakan Pemerintah, Indonesia menjadi peringkat pertama di Asia Tenggara dalam penanganan Covid-19. Namun, Sigit meminta, seluruh pihak terus melakukan upaya-upaya terkait akselerasi vaksinasi guna target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera terwujud. 

"Ada PR yang harus kami selesaikan bahwa memang untuk bisa mempertahankan dan mencapai terbentuknya kekebalan komunal sampai 70 persen mau tak mau kami harus melanjutkan akselerasi vaksinasi sebagaimana yang diharapkan Bapak Presiden untuk mencapai laju suntikan 2 juta dalam satu hari," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk menyiapkan penanganan yang tepat bagi kontingen-kontingen perwakilan daerahnya setelah bertanding di PON ke-XX di Papua. 

"Kita tahu beberapa hari lalu ada 86 orang terkonfirmasi positif. Dan ini tentunya mereka akan kembali ke wilayah masing-masing. Dalam kesempatan ini tolong terkait dengan SOP prokes yang saat ini telah kami laksanakan, tolong betul-betul dilakukan sehingga tidak terjadi munculnya klaster baru paska-PON di wilayah rekan-rekan semua," ucap Sigit. 

Menurut Sigit, setiap wilayah harus menyiapkan tahapan protokol kesehatan karantina dengan matang. Tujuannya, agar tidak terjadinya penyebaran virus corona yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus harian bertambah. Hal itu juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat. 

"Ini menjadi tantangan dan tugas bersama karena ada penurunan level yang disertai kelonggaran aktivitas masyarakat. Selalu diingatkan agar masyarakat menegakan aturan prokes secara kuat. Karena kalau tidak akan ada situasi dimana kalau kita abai angka Covid-19 naik. Oleh karena itu kita lanjutkan apa yang disampaikan Pak Presiden mengejar 2 juta vaksinasi dalam satu hari," papar Sigit.

Oleh karena itu, Sigit tak lelah menyampaikan kepada jajarannya untuk tetap melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes guna mencegah pertumbuhan virus corona. 

"Tetap ingatkan masyarakat prokes yang baik. Terima kasih telah memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak karena memang aturan penurunan level harus kita laksanakan secara bertahap. Terima kasih rekan dan senior yang tergabung dalam Altar 89 terus solid, terus sinergi, kita bersatu, kita berjuang, kita pasti menang," tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang telah bekerja keras membantu Pemerintah dalam mengawal penanganan Pandemi Covid-19. 

"Bagaimana kita lihat dan saksikan bersama-sama, kita lihat sinergitas TNI-Polri yang makin solid. Dimotori oleh Altar 89, Akabri angkatan 89, kami liat sama-sama kerjasama yang sangat baik selama ini terbangun TNI-Polri. Itu berikan pesan ke kita semua bahwa kita tidak boleh biarkan kita sendirian hadapi masalah berat selama Pandemi. Kita bersyukur Covid-19 makin lama makin mereda, sekarang ini sudah landai," kata Bamsoet.

Karenanya, Bamsoet berharap, soliditas dan sinergitas TNI-Polri bisa menjadi cerminan bagi masyarakat untuk terus mau membantu Pemerintah menghadapi Pandemi virus corona. 

"Semoga soliditas TNI-Polri mendorong dan membuat kita semua terinspirasi tidak boleh berdiam diri bila melihat tetangga kita, saudara-saudara kita menghadapi masalah kesulitan akibat pandemi inilah nilai gotong royong yang diajarkan," ujar Bamsoet.

(E79)

PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Jalin Hubungan Silaturahmi Ke Camat Medan Amplas.

By On Oktober 12, 2021

MEDAN — Ketua PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution, S.T., Melalui Sekjen PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan, Hendy Prayudi Didampingi Ketua DPK Medan Amplas, Yusrianto. Medan, Rabu (13/10/2021).

    “ Kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Ke Kantor Camat Medan Amplas untuk jalin hubungan silaturahmi ke Camat Medan Amplas, Edy Matondang sambut baik kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan.

Camat Medan Amplas mengatakan, Kami sangat berterima kasih sekali atas kedatangan PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan ke Kantor Camat Medan Amplas. Kemudian Camat Medan Amplas menjelaskan, semoga dengan adanya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan DPK Medan Amplas DPC Kota Medan bisa berkolaborasi dengan pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Medan Amplas, Ujarnya.”

Camat Medan Amplas Bapak Edy Matondang menjelaskan, Ada dua (2)  produk hasil binaan medan amplas bisa di bantu untuk di pasar kan di pemerintahan, dan dengan adanya PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan bisa dapat bersinergi bersama pelaku UMKM yang binaannya Camat Medan Amplas, Yaitu: Ikan Gembong, dan Sambal Taucho agar bisa di berikan jalan untuk permodalan, dan juga perizinan nya untuk bisa dapat berkembang, Tegasnya.”

(Endang)

Kapoldasu Akan Tuntaskan Kasus Keributan di RS HKBP Balige

By On Oktober 12, 2021

MEDAN - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menegaskan akan menuntaskan kasus keributan yang terjadi di RS HKBP Balige, Minggu (10/10) lalu.

"Dalam kasus keributan itu, dua orang sudah kita tangkap yakni, Taren Sing dan Jasprit Sing," katanya didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto dan Dir Reskrimum Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/10).

Panca mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat Taren Sing dan Jasprit Sing menjeguk keponakannya bernama Sanjay di RS HKBP Balige karena mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu (10/7).

"Mereka bermohon kepada pihak rumah sakit yaitu dokter untuk segera dilakukan penanganan. Dan oleh tim dokter telah melakukan penanganan berupa melakukan pembersihan terhadap luka dan sudah jahit," katanya.

Panca mengungkapkan, pihak rumah sakit kemudian meminta KTP dan surat vaksin sebagai syarat administrasi agar pasien dapat ditangani lebih lanjut. Namun kedua pemuda itu mendesak agar dilakukan pengobatan terhadap saudaranya tersebut.

"Tiba-tiba kedua melakukan pengerusakan di meja resepsionis RSUD). Kemudian terjadi aksi saling pukul saat satpam mencoba mengamankan kedua pelaku," ungkapnya terhadap kedua pelaku tengah dirawat di RS Columbia sedangkan Sanjay yang sebelumnya dirawat di RS HKBP Balige telah dibawa keluarga dan dirawat di RS Mitra Sejati.

Panca menerangkan, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Toba akan menuntaskan kasus keributan di RS HKBP Balige tersebut. "Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan keterangan dari kedua pelaku yang tengah menjalani perawatan di RS Columbia," terangnya.

Sementara itu, Winda mewakili keluarga kedua pelaku menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi di RS HKBP Balige tersebut. "Saya mohon maaf. Kami keluarga menyerahkan semua penaganan kasusnya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

(E79)

Atensi Kasus Pajak Gambir, Kapoldasu Harap Polemik Saling Lapor Berakhir

By On Oktober 12, 2021

MEDAN - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memfasilitasi pertemuan antara pedagang Pasar Gambir berinisial LG dan pria yang diduga preman berinisial BS karena kasus saling lapor di Lobbi Adhi Pradana Mapoldasu, Selasa (12/10) malam.

Dalam pertemuan itu Kapolda Sumut didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko sangat atensi terhadap perkara kasus saling lapor yang ditangani Polsek Percut Seituan.

Panca berharap usai pertemuan ini polemik dapat berakhir. "Saya berharap ini tidak lagi menjadi polemik," katanya.

Panca mengungkapkan, kasus yang awalnya ditangani Polsek Percut  Seituan kini sudah diambil alih Polrestabes Medan dan Polda Sumut. Panca mengaku akan dilakukan audit kembali terhadap kasus ini.

"Percayakan penanganannya kepada kami, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut tentang penetapan tersangka kepada ibu Gea untuk dilakukan audit oleh tim," ucap Panca. 

Panca menjelaskan, BS memang sudah ditahan. Namun dia menyebut penahanan itu karena kasus yang lain. 

"Dalam perkara lain yang dilaporkan kepada saudara BS," tutur Panca.

Panca juga menjelaskan dugaan terjadinya pungutan liar di Pajak Gambir. Menurut keterangan LG, kata Panca, memang ada pungutan namun itu bukan dilakukan oleh BS.

"Bukan saudara BS yang selama ini meminta. Saya coba dalami, ternyata uang keamanan untuk pemuda setempat. Pasar itu dikelola oleh pemuda setempat," jelas Panca.

"Persoalan yang terjadi itu karena ibu LG merasa bukan BS yang seharusnya meminta, karena dia sudah memberikan kepada pemuda setempat. Nanti kita akan koordinasi ke pemerintah setempat supaya pasar itu dikelola dengan benar," tambahnya.

Panca meminta semua pihak untuk mempercayakan persoalan ini kepada pihak kepolisian. Dia berjanji kasus ini akan diselesaikan dengan tuntas.

(E79)

Kapolri ke Polda Jajaran: Antisipasi Pertumbuhan Covid-19 dan Maksimalkan Persiapan Event Internasional

By On Oktober 12, 2021

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan terbaru melalui vicon, kepada seluruh Polda jajaran terkait dengan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (12/10).

Dalam pengarahannya, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk tetap menyiapkan segala upaya dan antisipasi guna mencegah terjadinya lonjakan laju pertumbuhan Covid-19, di tengah terjadinya pelonggaran aktivitas masyarakat. Diketahui, kasus aktif harian virus corona dewasa ini, sudah mengalami penurunan. 

"Persiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap pelonggaran agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali," kata Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh Polda jajaran. 

Menurut Sigit, salah satu upaya untuk mencegah laju pertumbuhan Covid-19 dan persiapan untuk menuju peralihan dari Pandemi ke Endemi, adalah dengan tetap melaksanakan pengetatan protokol kesehatan (prokes), melalui 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi. 

Dalam melakukan antisipasi lonjakan di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat, Sigit meminta kepada seluruh Polda jajaran untuk memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi. Platform tersebut harus disediakan di segala lini pusat aktivitas warga. Sehingga, akselerasi vaksinasi masyarakat dapat maksimal dilakukan. 

"Maksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Pengawasan terhadap masyarakat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Apabila ditemukan kategori kuning atau merah berikan pelayanan vaksin dengan menyediakan gerai vaksinasi maupun vaksin mobile," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Lebih dalam, Sigit juga menyatakan perlu adanya antisipasi dini untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 seperti MU dan Lamda dari luar negeri yang disebabkan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Terkait dengan kebijakan Pemerintah yang berencana ingin membuka pintu bagi wisatawan asing maupun WNI yang pulang dari luar negeri, Sigit berharap adanya antisipasi dan pengawasan penanganan Covid-19 yang ekstra ketat. Sigit mengungkapkan, masih ada beberapa permasalahan yang terjadi untuk pengelolaan teknis karantina. 

"Tolong dicek lagi sistem pengamanan seperti apa, apalagi kalau sudah dibuka SOP-nya betul-betul dilaksanakan. Jangan kemudian kita abai, lengah dan apa yang kita lakukan selama ini sia-sia.  Jadi ini adalah konsekuensi kelonggaran kita berikan bertahap namun bisa kita ukur sehingga semua bisa terkendali," ucap Sigit.

Antisipasi dan penanganan yang tepat, kata Sigit juga untuk melakukan persiapan adanya event internasional di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni diselenggarakannya World Super Bike Championships (WSBK). 

Menurut Sigit, dengan penanganan dan pengendalian Covid-19 yang maksimal, penyelenggaraan ajang dunia itu bakal memberikan efek positif untuk pertumbuhan perekonomian. Serta, nama Indonesia akan harum di mata dunia, lantaran berhasil menyelenggarakan WSBK, dengan memperhatikan faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. 

"NTB dan beberapa event lanjutan di Bali dipersiapkan dengan baik. Kalau ini bisa dikelola dengan baik tentunya di mata internasional semakin baik dan tentunya hal lain seperti pertumbuhan ekonomi," tutur Sigit. 

Tak hanya itu, Sigit juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras untuk mencegah laju pertumbuhan virus corona. Kedepannya, Ia berharap untuk mempertahankan hal tersebut dan meminta terus melakukan sinergitas dengan TNI, Pemda dan seluruh elemen masyarakat. 

"Apa yang terjadi merupakan hasil kerja keras seluruh anggota. Sekarang tumpuan ada di kita TNI- Polri. Tapi saya yakin seluruh rekan akan melaksanakan dengan baik," tutup Sigit.

(E79)

Poldasu Dalami Penyidikan dan Kumpulkan Saksi Kasus Pajak Gambir

By On Oktober 11, 2021

MEDAN - Direktorat (Dit) Reserse Kriminal Umum Polda Sumut menarik berkas perkara penyidikan kasus penganiayaan di Pajak Gambir dari Polsek Percut Seituan.

Ditariknya berkas perkara kasus penganiayaan Pajak Gambir itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (11/10).

Hadi mengungkapkan, penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut masih mendalami berkas perkara Beni Syahputra yang melaporkan Liti Wari Gea pedagang Pajak Gambir.

"Untuk laporan BS ditangani Dit Reskrimum Polda Sumut sedangkan Laporan LG ditangani Sat Reskrim Polrestabes Medan," ungkapnya.

Hadi menerangkan, untuk berkas perkara LG penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan mendalami dan melengkapi kekurangan penyidikan dengan mencari saksi-saksi lain. Kemudian mengumpulkan bukti CCTV serta mengejar dua pelaku yang belum ditangkap. 

"Polda membentuk Tim untuk menarik penanganan perkara penganiayaan terhadap korban LG yang dilakukan pria berinisial BS," ujar Hadi.

Menurutnya, tim yang dibentuk akan mendalami kembali kronologis kejadiannya guna memastikan latar belakang dan penyebab kasus penganiayaan antara pedagang LG dengan oknum preman BG yang statusnya sudah ditetapkan tersangka dan ditahan 

Hadi menambahkan, tim yang telah dibentuk sedang mengejar dua pelaku lainnya yakni DD, dan FR

"Tim masih mengejar dua pelaku lain" pungkasnya.

(E79)

Hanya Hitungan Jam,Reskrim Polsek Medan Timur Berhasil Tangkap Pelaku Jambret HP Milik Pelajar

By On Oktober 10, 2021





Medan

Hanya Hitungan Jam,Reskrim Polsek Medan Timur Berhasil Tangkap Pelaku Jambret HP Milik Pelajar

Medan Suaramedannews.com
Satuan Reskrim Polsek Medan Timur patut diacungi jempol.
Karena, hanya dalam hitungan jam, jajarannya berhasil menangkap pelaku yang menjambret telepon genggam (HP), milik Siswa SMP, berinisial ZT (12), Kamis (30/ 09/ 2021) lalu.

Pelaku dengan kekerasan merampas paksa Gedget warga Jalan Pelita I Gang Tangga Batu, Kecamatan Medan Perjuangan, itu bernama Irvan Putra (26) warga Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

“Pelaku berhasil kita amankan setelah aksinya terekam CCTV dan viral di media sosial,” ucap Kapolsek Medan Timur Kompol Mhd. Arifin, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Jafri Simamora, SH Sabtu (02/ 10/ 2021).

Lebih lanjut M Arifin mengatakan,, diketaui sebelumnya, pelaku mengintai calon korbannya, dengan mengendarai sepeda motor (kereta).

Ketika melintas di Jalan Pelita I, si pelaku melihat Siswi SMP itu jalan, sembari memegang telephone selulernya.

Lalu, pelaku mendekat dan berpura-pura bertanya, di mana sekolah korban.

Saat korban lengah, pelaku merampas telepon korban dan meninggalkannya di lokasi kejadian,” ucap M Arifin.

Dengan kejadian tersebut, korban mendatangi Polsek Medan Timur, untuk membuat laporan, atas jejadian yang dialaminya.

Selanjutnya Kanit Reskrim Iptu Jafri Simamora SH. memimpin personel melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya selang berapa jam dari kejadian.

“Dalam kasus tersebut, kita turut menyita kendaraan yang digunakannya ketika beraksi.

“Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Jafri Simamora SH.


(E79)

Polsek Medan Area Lepas Purnabakti Anggotanya

By On Oktober 10, 2021

Medan Area- Kepolisian Polsek Medan Area Polrestabes Medan pada sabtu (09/10/2021) sekitar pukul 10.00 Wib melepas anggotanya yang telah purnabakti dalam melaksanakan tugas sebagai Polri. 

Acara purnabakti yang dilakukan di Taman Anggrek Jalan Pelajar Medan ini berlangsung secara sederhana serta dihadiri langsung oleh seluruh personil yang bertugas di Polsek Medan Area.

Terlihat hadir Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan SH MH, Wakapolsek Akp Gabriell, Kanit Reskrim Iptu Rianto SH MAP, Panit Reskrim Iptu Robah Tarigan dan Iptu Surya Prayudi, Ipda Eko, Ipda Pinta Uli beserta seluruh Ibu Bhayangkari Polsek Medan Area. 

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan SH MH dalam amanatnya mengatakan, bahwa dengan berakhirnya masa tugas para anggotanya tersebut. Janganlah memutus tali silaturahmi, sebab tugas boleh berakhir tetapi persaudaraan harus terus dibina. 

Adapun para personil Polsek Medan Area yang telah purnabakti yakni : 

-  Akp (Purn). Tri Eko. 
- Iptu (Purn). Sabar Nababan. 
- Ipda (Purn). Jannes Sihombing. 
- Ipda (Purn). Mangiringi Sinaga. 
- Aiptu (Purn). Kasian Manurung. 
- Aiptu (Purn). H. J. Saragih. 
- Aiptu (Purn). Syarif Manik. 
- Aiptu (Purn). Masa Ginting. 

Dalam acara yang berlangsung secara kekeluargaan namun sederhana tersebut Akp (Purn) Tri Eko mengatakan bahwa dengan berakhirnya masa tugas beliau, maka mereka dapat kembali untuk ke masyarakat serta diharapkan teruslah menjalin silaturahmi. Dan beliau sangat terharu dalam cara ini, tiga puluh lima tahun mengabdi di istitusi Kepolisian sangat membanggakan

Didalam acara tersebut juga Wakapolsek Akp. Gabriell Gultom Sik memperkenalkan diri sebagai Waka yg baru

 Acara di tutup dengan pemberian cindra mata kepada Delapan org yg purnabakti.

(E79)

Kapoldasu Respon Penanganan Kasus Saling Lapor di Polsek Percut Seituan

By On Oktober 09, 2021


MEDAN - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, merespon cepat Penanganan perkara Liti Wari Iman Gea (37) pedagang Pasar Gambir, Percut Seituan, yang ditetapkan sebagai tersangka setelah dianiaya preman pada 5 September 2021 lalu. 

Hal itu disampaikannya melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi yang didampingi Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko, Wadirkrimum AKBP Alamsyah dan Kasat Reskrim Komplo Rafles dihalaman Mapolrestabes Medan, Sabtu (9/10) Malam.

Hadi mengatakan, Guna meredam Polemik yg terjadi ditengah masyarkat akibat penanganan perkara tersebut maka Kapolda Sumut telah memerintah Dir Reskrimum dan Kapolrestabes Medan utk membentuk Tim dan menarik penanganan perkara penganiayaan terhadap korban LG yg dilakukan oleh Pria berinisial BS yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, untuk dilakukan penyidikan oleh Satreskrim Polrestabes Medan. 

"Tim saat ini sedang mengejar dua pelaku lainnya yaitu DD, dan FR, kami menghimbau kepada kedua pelaku tersebut agar segera menyerahkan diri," himbau kabid humas.

Selain itu, Hadi mengatakan Tim akan mendalami kembali kronologis guna memastikan apa latar belakang dan penyebab kejadian penganiayaan tsb. 

"terhadap laporan balik dari tersangka BS dimana saudari LG telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Penyidik Polsek Percut Seituan, DitReskrimum Polda Sumut akan melakukan gelar perkara dan menarik penanganannya guna mendalami fakta sebenarnya. 

"Dalam kasus ini, Kapolda Sumut sangat prihatin terjadinya penganiayaan terhadap pedagang Pasar Gambir yang ditetapkan sebagai tersangka, Oleh karena itu diminta agar perkara saling lapor antara LG dan BG digelar kembali," ungkapnya.

Hadi menambahkan sekaligus meminta agar masyarakat mempercayakan penanganan dan penyidikan kasus ini kepada Polda Sumut.

"Polda Sumut akan bekerja secara profesional dalam menangani perkara saling lapor antara LG pedagang Pasar Gambir dan BG," pungkasnya.

(E79)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *